19 Aug 2015
USD/IDR Terlihat Lebih Tinggi Pada Akhir Tahun - UOB
FXStreet - Analis pasar di UOB Group memperkirakan rupiah Indonesia terdepresiasi lebih lanjut dalam bulan-bulan mendatang.
Kutipan Penting
"Bank Indonesia (BI) mempertahankan kebijakan suku bungannya dan Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (FASBI) tidak berubah pada masing-masing 7,50% dan 5,50% sejalan dengan konsensus dan harapan kami".
"Peningkatan inflasi dan lebih tingginya USD/IDR tampak menahan penurunan suku bunga lebih lanjut di Indonesia dalam jangka pendek meskipun data ekonomi makro domestik yang lemah mempertahankan tekanan untuk pelonggaran moneter".
"USD/IDR naik ke tertinggi baru 17-tahun 13.917 pekan lalu sebagai reaksi terhadap devaluasi CNY".
"Sementara USD/CNY tampaknya menetap lebih stabilitas, kami terus memperkirakan tekanan ke atas pada USD/IDR karena defisit transaksi berjalan Indonesia, prospek komoditas lemah dan normalisasi suku bunga yang akan datang di Amerika Serikat".
"Kami telah merevisi perkiraan USD/IDR kami lebih tinggi ke 13.900 pada akhir kuartal ketiga 2015 dan 14.000 pada akhir kuartal keempat 2015, dari masing-masing 13.500 dan 13.600".
Kutipan Penting
"Bank Indonesia (BI) mempertahankan kebijakan suku bungannya dan Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (FASBI) tidak berubah pada masing-masing 7,50% dan 5,50% sejalan dengan konsensus dan harapan kami".
"Peningkatan inflasi dan lebih tingginya USD/IDR tampak menahan penurunan suku bunga lebih lanjut di Indonesia dalam jangka pendek meskipun data ekonomi makro domestik yang lemah mempertahankan tekanan untuk pelonggaran moneter".
"USD/IDR naik ke tertinggi baru 17-tahun 13.917 pekan lalu sebagai reaksi terhadap devaluasi CNY".
"Sementara USD/CNY tampaknya menetap lebih stabilitas, kami terus memperkirakan tekanan ke atas pada USD/IDR karena defisit transaksi berjalan Indonesia, prospek komoditas lemah dan normalisasi suku bunga yang akan datang di Amerika Serikat".
"Kami telah merevisi perkiraan USD/IDR kami lebih tinggi ke 13.900 pada akhir kuartal ketiga 2015 dan 14.000 pada akhir kuartal keempat 2015, dari masing-masing 13.500 dan 13.600".