PBB melalui IMO menunda rencana evakuasi Selat Hormuz setelah kapal kargo diserang

Organisasi Maritim Internasional (IMO) PBB menunda evakuasi yang direncanakan terhadap lebih dari 11 Ribu pelaut yang terdampar di Selat Hormuz setelah sebuah kapal berbendera Singapura yang melewati jalur perairan tersebut diserang, lapor BBC pada hari Jumat.

Kepala IMO Arsenio Dominguez mengatakan bahwa beberapa kapal telah dievakuasi, tetapi lembaga tersebut ingin memastikan bahwa "jaminan keselamatan yang diperlukan" akan terus diberlakukan.

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa terlalu dini untuk mengatakan siapa yang menyerang kapal tersebut. Pejabat yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas pertimbangan internal tersebut mengatakan bahwa AS sedang menyelidiki pihak mana yang bertanggung jawab atas serangan itu, termasuk apakah itu merupakan tindakan yang diperintahkan oleh tingkat tinggi Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) atau keputusan nakal oleh personel tingkat bawah.

Reaksi pasar

Harga minyak mentah menarik beberapa pembeli setelah berita ini. Pada saat berita ini ditulis, harga Minyak WTI diperdagangkan naik 2,28% di sekitar $71,35.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Keyakinan Bisnis National Australia Bank's (Krtl/Krtl) Australia 2Q Turun ke -19 dari Sebelumnya -4

Keyakinan Bisnis National Australia Bank's (Krtl/Krtl) Australia 2Q Turun ke -19 dari Sebelumnya -4
আরও পড়ুন Previous

Euro melemah menuju level terendah 13 bulan di sekitar 1,1350 seiring kenaikan inflasi PCE AS yang mengangkat Dolar AS

Pasangan mata uang EUR/USD kehilangan posisi ke sekitar 1,1365 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Pasangan utama ini tetap di dekat level terendah 13 bulan karena ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga AS telah meningkat
আরও পড়ুন Next