AMRT Sedikit Naik ke 3.170 Setelah Rilis Data Penjualan Ritel Indonesia yang Melonjak 5,8%
- AMRT menunjukkan kinerja positif setelah rilis data Penjualan Ritel Indonesia.
- Penjualan Ritel Indonesia untuk bulan Agustus di 5,8 pada basis tahunan dari 4,5% di Juli.
- ACES, yang juga perusahaan ritel di Indonesia menunjukkan kenaikan sejauh hari ini.
Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) diperdagangkan di 3.140, tidak berubah sejauh hari ini. AMRT dibuka di 3.140 dan mencatatkan terendah hari di 3.110 dalam satu jam pertama perdagangan. Saham dari perusahaan yang kegiatan utamanya di bidang perdagangan ritel ini kemudian naik ke tertinggi hari 3.170 setelah rilis data Penjualan Ritel Indonesia.
Dalam rilis data hari ini, Penjualan Ritel Indonesia untuk bulan Agustus adalah 5,8 pada basis tahunan dari 4,5% di Juli. Ini adalah kenaikan bulan keempat berturut-turut. Pertumbuhan penjualan ritel didorong terutama oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor. Sedangkan untuk basis bulanan, Penjualan Ritel 1,7%, naik setelah bulan sebelumnya kontraksi 7,2%. Peningkatan ini berasal dari permintaan Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, Peralatan Informasi dan Komunikasi, serta Perlengkapan Rumah Tangga lainnya karena acara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Selain AMRT, saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) juga berada di zona hijau setelah rilis data penjualan ritel yang disebutkan di atas. Saham dari perusahaan yang kegiatan usahanya adalah penjualan ritel barang-bang kebutuhan rumah tangga ini naik ke tertinggi hari 895 setelah rilis data. Level tersebut juga merupakan tertinggi 2 dan 3 Oktober 2024. ACES perlu melewati level tersebut dengan tegas agar bisa melanjutkan kenaikannya.
Dalam gambaran teknis, AMRT mundur dari tertinggi sepanjang masa 3.400 yang diraih pada 24 September 2024 dan sekarang saham ini berada di dalam kisaran sideways antara 3.200-3.070 yang terbentuk sejak awal Oktober.
AMRT perlu menembus sisi atas kisaran sideways agar dapat melanjutkan kenaikan. Target sisi atas pertama adalah 3.400 (tertinggi sepanjang masa) dan 3.500 (level psikologis). Sedangkan untuk sisi bawah, saham ini bisa ditopang oleh support di 3.070 (terendah 2 Oktober 2024), 2.790 (terendah 26 Agustus 2024), dan 2.670 (terendah 5 Agustus 2024).
