USD/CAD Diperdagangkan di Sekitar 1,3850 setelah Mundur dari Tertinggi Delapan Bulan

  • USD/CAD turun karena sentimen dovish di seputar lintasan kebijakan The Fed pada tahun 2024.
  • Dolar AS kesulitan karena inflasi yang mereda memicu diskusi tentang penerapan tiga penurunan suku bunga The Fed tahun ini.
  • Kenaikan CAD yang terkait komoditas akan terbatas karena harga minyak mentah yang lebih rendah.

USD/CAD melemah setelah mencapai tertinggi delapan bulan di 1,3865 pada hari Senin, diperdagangkan di sekitar 1,3850 selama jam-jam Eropa pada hari Selasa. Penurunan ini disebabkan oleh sentimen dovish di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve (The Fed) AS pada tahun 2024.

Federal Reserve (The Fed) diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam pertemuan hari Rabu. Namun, para pedagang mengantisipasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan September, dengan FedWatch Tool dari CME mengindikasikan probabilitas 100% penurunan suku bunga setidaknya seperempat poin persentase. Selain itu, tanda-tanda meredanya inflasi dan meredanya kondisi pasar tenaga kerja di Amerika Serikat telah memicu ekspektasi tiga penurunan suku bunga The Fed tahun ini.

Penurunan dalam pasangan USD/CAD dapat dibatasi saat Dolar AS melanjutkan kenaikannya karena sentimen penghindaran risiko. Namun, penurunan imbal hasil obligasi Pemerintah AS dapat memberi tekanan pada pasangan Greenback dan Loonie. Imbal hasil 2-tahun dan 10-tahun pada obligasi Pemerintah AS masing-masing di 4,39% dan 4,18%, pada saat penulisan.

Sementara itu, harga Minyak mentah yang lebih rendah memberikan tekanan ke bawah pada Dolar Kanada yang terkait komoditas, membatasi penurunan pasangan USD/CAD. Mengingat fakta bahwa Kanada adalah eksportir minyak mentah terbesar ke Amerika Serikat (AS). Harga Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di sekitar $75,40 per barel pada saat berita ini ditulis. Harga WTI memperpanjang penurunannya untuk sesi ketiga, yang dikaitkan dengan prospek ekonomi yang lesu di Tiongkok dan berkurangnya kekhawatiran pasokan karena ketegangan Timur Tengah mereda.

Pratinjau JOLTS AS: Lowongan Kerja Diprakirakan Turun Sedikit di Juni

Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) akan dirilis pada hari Selasa oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS. Publikasi tersebut akan memberikan data tentang perubahan jumlah lowongan pekerjaan pada bulan Juni, di samping jumlah PHK dan pengunduran diri.
Đọc thêm Previous

Consumer Confidence Portugal Juli Tumbuh Dari Sebelumnya -17.2 Ke -15.4

Consumer Confidence Portugal Juli Tumbuh Dari Sebelumnya -17.2 Ke -15.4
Đọc thêm Next