EUR/USD Menguat di Tengah Lemahnya Permintaan Dolar AS, tetap di Bawah Angka 1,0900

  • EUR/USD menarik pembeli baru di hari Rabu di tengah penurunan USD yang moderat.
  • Pertaruhan penurunan suku bunga The Fed membuat imbal hasil obligasi AS tertekan dan melemahkan Dolar.
  • Data AS hari Rabu dapat memberi dorongan menjelang ECB pada hari Kamis.

Pasangan EUR/USD menguat dari pemantulan semalam dari area 1,0860-1,0855 dan bergerak lebih tinggi selama sesi Asia pada hari Rabu di tengah pergerakan harga Dolar AS (USD) yang lemah. Harga spot saat ini diperdagangkan tepat di bawah angka 1,0900 dan tetap berada dalam jarak dekat dengan level tertinggi sejak 21 Maret yang disentuh pada hari Selasa.

Data makro AS yang lebih lembut menunjukkan tanda-tanda pendinginan ekonomi dan memperkuat spekulasi akan adanya penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) di akhir tahun ini. Ekspektasi ini membuat imbal hasil obligasi pemerintah AS tertekan dan melemahkan USD, yang pada gilirannya, terlihat mendukung pasangan EUR/USD. Namun, kenaikan tampaknya terbatas karena para pedagang mungkin lebih memilih untuk absen pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang krusial pada hari Kamis.

Seperti yang secara luas diisyaratkan dalam beberapa pekan terakhir oleh para pengambil kebijakan, ECB kemungkinan besar akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir pertemuan 6 Juni. Ini akan menandai pemangkasan pertama sejak Maret 2016 dan akan disertai dengan proyeksi ekonomi terbaru. Hal ini, bersama dengan komentar dari Presiden ECB Christine Lagarde akan dicermati untuk mencari isyarat mengenai penurunan suku bunga di masa depan karena kenaikan inflasi zona euro di bulan Mei. Hal ini, pada gilirannya, akan memainkan peran kunci dalam mendorong mata uang bersama dan pasangan EUR/USD.

Perhatian pasar kemudian akan beralih ke rilis rincian pekerjaan bulanan AS yang diawasi dengan ketat, yang dikenal sebagai laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada hari Jumat. Data pekerjaan AS yang krusial ini dapat mempengaruhi ekspektasi mengenai langkah kebijakan The Fed selanjutnya dan USD. Menjelang acara penting bank sentral dan risiko data makro AS, agenda ekonomi AS pada hari Rabu, yang menampilkan laporan ADP dan IMP Jasa ISM, dapat menghasilkan peluang jangka pendek di sekitar pasangan EUR/USD.

Level Teknis EUR/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 1.0878
Perubahan harian hari ini -0.0001
Perubahan harian hari ini % -0.01
Pembukaan harian hari ini 1.0879
 
Tren
SMA 20 Harian 1.0835
SMA 50 Harian 1.0775
SMA 100 Harian 1.0808
SMA 200 Harian 1.0788
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 1.0916
Terendah Harian Sebelumnya 1.0859
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 1.0889
Terendah Mingguan Sebelumnya 1.0788
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 1.0895
Terendah Bulanan Sebelumnya 1.065
Fibonacci Harian 38,2% 1.0881
Fibonacci Harian 61,8% 1.0894
Pivot Point Harian S1 1.0854
Pivot Point Harian S2 1.0828
Pivot Point Harian S3 1.0797
Pivot Point Harian R1 1.091
Pivot Point Harian R2 1.0942
Pivot Point Harian R3 1.0967

 

 

USD/INR Kehilangan Momentum setelah Modi Mendeklarasikan Kemenangan dalam Pemilu India

Rupee India (INR) memangkas penurunan di hari Rabu setelah menghadapi beberapa tekanan jual di sesi sebelumnya. Pada hari Selasa, ketidakpastian seputar kemenangan mayoritas untuk pemerintah yang dipimpin oleh BJP memicu aksi jual yang signifikan pada ekuitas India dan INR. Namun demikian, penurunan harga minyak mentah dan optimisme mengenai arus masuk dana asing karena masuknya India ke dalam indeks obligasi JPMorgan kemungkinan akan mendukung Rupee India.
อ่านเพิ่มเติม Previous

Yen Jepang Melemah karena Kehati-hatian Investor Menjelang Rilis Data AS

Yen Jepang (JPY) melemah di hari Rabu karena kehati-hatian investor menjelang rilis data penting AS di hari ini, termasuk laporan Perubahan Tenaga Kerja ADP dan IMP Jasa ISM AS. Perhatian diprakirakan akan beralih ke laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang akan dirilis pada hari Jumat.
อ่านเพิ่มเติม Next