Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Memantul Kembali dari $30 saat Imbal Hasil Turun Jelang Pekan Penuh Data dari AS
- Harga Perak bangkit karena imbal hasil obligasi AS turun tajam.
- Imbal hasil obligasi AS melemah karena spekulasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed pada bulan September membaik.
- Pergerakan Dolar AS selanjutnya akan dipandu oleh IMP Manufaktur ISM AS untuk bulan Mei.
Harga Perak (XAG/USD) pulih dengan kuat setelah menemukan minat beli di dekat support penting $30,00 di sesi New York hari Senin. Logam putih bangkit kembali karena imbal hasil obligasi Pemerintah AS anjlok karena sedikit perbaikan dalam spekulasi pasar soal Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga mulai pertemuan bulan September.
FedWatch tool dari CME menunjukkan bahwa probabilitas keputusan penurunan suku bunga pada pertemuan bulan September telah meningkat menjadi 52% dari 49% yang tercatat pada minggu lalu. Hal ini sangat membebani imbal hasil obligasi Pemerintah AS. Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun turun ke 4,46%. Imbal hasil yang lebih rendah pada aset-aset berbunga mengurangi biaya peluang memegang investasi pada aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil, seperti Perak.
Beberapa perbaikan dalam ekspektasi penurunan suku bunga The Fed didorong oleh revisi lebih rendah pada estimasi Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) kuartal pertama menjadi 1,3% dan data Belanja Pribadi yang lemah untuk bulan April.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun ke 104,50.
Ke depan, para investor akan fokus pada data IMP Manufaktur ISM AS untuk bulan Mei, yang akan dipublikasikan pada pukul 14:00 GMT (21:00 WIB). IMP diestimasi membaik ke 49,8 dari sebelumnya 49,2. Namun, angka di bawah ambang batas 50,0 mengindikasikan kontraksi.
Analisis Teknis Perak
Harga Perak diperdagangkan dalam pola grafik Saluran Menanjak yang dibentuk dalam grafik empat jam di mana setiap pullback dianggap sebagai peluang beli oleh pelaku pasar. Logam putih berada di bawah tekanan karena turun di bawah Exponential Moving Average (EMA) 50-periode, yang berada di sekitar $31,00.
Relative Strength Index (RSI) 14-periode bergeser ke kisaran bearish 20,00-40,00, mengindikasikan bahwa momentum telah condong ke arah sisi bawah.
Grafik Empat Jam Perak
