AUD/USD Melompat ke 0,6650 Jelang Data Penjualan Ritel Australia

  • AUD/USD bergerak lebih tinggi ke 0,6650 menjelang data ekonomi penting Australia.
  • Para investor memprakirakan The Fed akan mempertimbangkan penurunan suku bunga pada kuartal terakhir tahun ini.
  • Para pengambil kebijakan The Fed menekankan perlunya mempertahankan suku bunga di level-level yang bersifat membatasi.

Pasangan AUD/USD naik ke 0,6650 di sesi New York hari Senin. Dolar Australia naik karena Dolar AS masih berada di bawah tekanan meskipun para investor memprakirakan Federal Reserve (The Fed) tidak akan menurunkan suku bunga sebelum kuartal keempat tahun ini.

Sentimen pasar sedikit hati-hati karena volume perdagangan yang tipis karena pasar Amerika Serikat tutup karena Hari Pahlawan. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, sedikit turun ke dekat 104,65.

Spekulasi pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga mulai pertemuan bulan September telah turun sedikit di bawah 50% dari 62% pada minggu lalu, menurut FedWatch tool dari CME. Penurunan tajam dalam prospek penurunan suku bunga The Fed merupakan hasil dari panduan suku bunga yang hawkish dari para pengambil kebijakan dan penguatan prospek perekonomian AS.

Para pejabat The Fed telah menekankan perlunya mempertahankan kerangka suku bunga saat ini untuk jangka waktu yang lebih lama karena mereka percaya bahwa penurunan tekanan harga yang dilaporkan dalam laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan April tidak cukup untuk mendapatkan keyakinan bahwa kemajuan dalam proses disinflasi telah dilanjutkan kembali setelah terhenti pada periode Januari-Maret.

Sementara itu, Dolar Australia menunjukkan kekuatan menjelang rilis data Penjualan Ritel bulanan dan Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan untuk bulan April, yang akan diterbitkan pada hari Selasa dan Rabu.

Penjualan Ritel diestimasi tumbuh 0,2% setelah turun 0,4% di bulan Maret. Pada periode yang sama, data inflasi diprakirakan melemah ke 3,4% dari 3,5%.

level-level teknis AUD/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 0.6653
Perubahan harian hari ini 0.0024
Perubahan harian hari ini % 0.36
Pembukaan harian hari ini 0.6629
 
Tren
SMA 20 Harian 0.6612
SMA 50 Harian 0.6555
SMA 100 Harian 0.6562
SMA 200 Harian 0.6531
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 0.6636
Terendah Harian Sebelumnya 0.6592
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 0.6709
Terendah Mingguan Sebelumnya 0.6592
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 0.6644
Terendah Bulanan Sebelumnya 0.6362
Fibonacci Harian 38,2% 0.662
Fibonacci Harian 61,8% 0.6609
Pivot Point Harian S1 0.6602
Pivot Point Harian S2 0.6575
Pivot Point Harian S3 0.6557
Pivot Point Harian R1 0.6646
Pivot Point Harian R2 0.6663
Pivot Point Harian R3 0.669

 

 

Lane, ECB: Tekanan Upah secara keseluruhan Telah Moderat Sejak 2023

Kepala Ekonom European Central Bank (ECB) Phillip Lane mengatakan pada hari Senin bahwa mempertahankan suku bunga yang terlalu ketat dalam waktu yang terlalu lama dapat mendorong inflasi di bawah target dalam jangka menengah, seperti dilansir Reuters. “Hal tersebut memerlukan tindakan korektif yang bahkan mungkin memerlukan penurunan ke di bawah netral,” Lane menambahkan.
Baca selengkapnya Previous

WTI Melanjutkan Pemulihan ke $78,50 Jelang Data Inflasi Global dan Pertemuan OPEC

West Texas Intermediate (WTI), berjangka di NYMEX, naik lebih jauh ke $78,50 di sesi New York hari Senin. Harga minyak naik meskipun para investor memprakirakan Federal Reserve (The Fed) akan mempertimbangkan penurunan suku bunga dari level-level saat ini pada kuartal terakhir tahun ini.
Baca selengkapnya Next