Suzuki, Jepang: Yen yang Lemah Memiliki Aspek Positif dan Negatif

Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan pada Selasa bahwa ada keuntungan dan kerugian dari lemahnya Yen Jepang (JPY), namun ia lebih mengkhawatirkan aspek negatif dari lemahnya JPY. 

Kutipan-Kutipan Penting

"Dialog pasar menjadi kunci karena suku bunga jangka panjang meningkat."

"Bertujuan untuk kebijakan utang nasional yang tepat di Jepang."

"Berharap untuk kenaikan upah di atas laju inflasi."

"Merencanakan kenaikan upah untuk memerangi pola pikir deflasi."

"Keuntungan dan kerugian dari lemahnya Yen."

" Pasar menentukan level mata uang."

"Menentang volatilitas valas yang berlebihan."

"Akan membahas ekonomi dunia, AI, dan isu-isu lainnya."

"Mengatakan bahwa pemerintah mengawasi pasar."

"Akan melakukan kebijakan manajemen obligasi yang tepat."

"Mengatakan bahwa ia mengamati pergerakan Valas dengan cermat." 

Reaksi Pasar 

 Komentar-komentar ini memiliki sedikit atau tidak ada reaksi pasar terhadap Yen Jepang (JPY). Pada saat artikel ini ditulis, USD/JPY diperdagangkan 0,09% lebih tinggi pada hari ini dan diperdagangkan pada 156,38. 

Departemen Keuangan Selandia Baru: Tidak Ada Titik Balik Jangka Pendek yang Terlihat untuk Perekonomian

Pembaruan Ekonomi Departemen Keuangan Selandia Baru yang diterbitkan akhir minggu lalu menunjukkan bahwa tidak ada titik balik jangka pendek yang terlihat untuk perekonomian dan konsensus memprakirakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) akan mempertahankan suku bunga pada hari Rabu.   
Đọc thêm Previous

GBP/USD Lanjutkan Kenaikan di Atas 1,2700, Investor Menunggu Sejumlah Katalis Baru

Pasangan GBP/USD melanjutkan rally mendekati 1,2710 pada hari Selasa selama awal sesi Asia. Para investor menunggu katalis baru, dengan berbagai pembicara Federal Reserve (The Fed) yang akan berbicara di hari ini. Pada hari Rabu, data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris dan notulen FOMC akan diawasi dengan ketat 
Đọc thêm Next