IHSG Lanjutkan Pemulihan, Ditutup Dekat Tertinggi Baru Mingguan Setelah BI Menaikkan Suku Bunga
- IHSG melanjutkan pemulihan untuk hari kedua berturut-turut.
- Bank Indonesia menaikkan suku bunga hari ini.
- KPU menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk periode 2024-2029.
IHSG ditutup di 7174,53, melonjak 0,90% hari ini. Indeks dibuka di 7127,02 dan menorehkan tertinggi baru mingguan di 7191,17. Indeks naik untuk hari kedua dan sekaligus menjauhi terendah 2024 yang diraih pada hari Senin.
Di Asia Pasifik, indeks-indeks saham utama Tiongkok juga positif. CSI ditutup di 5.305,61, naik 1,67% yang merupakan indeks utama Tiongkok yang mengalami persentasi kenaikan terbesar di antara indeks-indeks utama Tiongkok lainnya.
Rupiah semakin menjauhi terendah baru multi-bulan melawan Dolar AS. Rupiah saat ini di 16.150, melanjutkan penguatan yang dimulai sejak Senin.
Bank Indonesia (BI) menaikkan BI-Rate sebesar 25 bp menjadi 6,25%, suku bunga Deposit Fasility sebesar 25 bp menjadi 5,50%, dan suku bunga Lending Fasility sebesar 25 bp menjadi 7,00% setelah Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Salah satu tujuan dari kenaikan BI-Rate adalah memperkuat stabilitas, seperti dilansir dari Bank Indonesia. Keputusan BI berbeda dengan bank-bank sentral besar di dunia yang mengarah ke penurunan suku bunga pada tahun ini.
Di sisi politik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk periode 2024-2029. Pasangan tersebut memperoleh 96.214.691 suara atau 58,59% dari total suara sah nasional. Penetapan ini menyusul Mahkamah Konstitusi (MK) yang melolak seluruh gugatan hasil Pilpres 2024 oleh pasangan capres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Peristiwa di atas menghapuskan ketidakpastian di sisi politik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan ke belakang.
Keputusan kenaikan BI-Rate memiliki dampak beragam pada empat bank besar Indonesia. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) ditutup positif, BBCA ditutup di 9950 (+2,31%) dan BMRI ditutup di 7050 (3,30%). Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) ditutup hampir tidak berubah di 5300 (0,95%) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) ditutup di 5225, turun 1,42%.
Untuk sisi atas, IHSG belum bisa menembus 7293,33 (area tertinggi 1 dan 5 April), jika bisa melewatinya, indeks bisa berhadapan dengan 7454,44 (tertinggi baru sepanjang masa). Untuk sisi bawah, indeks saat ini masih ditopang area 7045,56 (area terendah yang dibuat selama awal Desember) dan angka bulat 7000.
