IHSG Memulai Pekan dengan Turun ke 7137,46, ANTM Tidak Terpengaruh oleh Rekor Harga Emas Hari ini
- IHSG melanjutkan penurunan minggu lalu.
- INFOBANK15 turun 3,49% hari ini.
- PT Aneka Tambang mencatatkan laba senilai Rp3,08 triliun di 2023.
IHSG ditutup di 7205,06, turun 1,15% hari ini. Indeks dibuka di 7286,13 dan meraih terendah di 7137,46. Itu adalah level terendah sejak 31 Januari 2024. Indeks melanjutkan penurunan yang dimulai sejak Rabu minggu lalu.
Semua indeks saham di IHSG merah kecuali JII yang ditutup di 521,06, naik 0,2%. INFOBANK15 ditutup di 1.34845, turun 3,49%, menjadikannya sebagi indeks saham yang mengalami penurunan paling besar di antara indeks saham lainnya.
Sebagian indeks utama di Asia Pasifik positif. S&P/ASX 200 Australia ditutup di 7.896,90, naik 0,99% hari ini. Indeks-indeks utama Tiongkok ditutup positif antara 1,19% hingga 2,62%. Kedua indeks berada dalam sentimen bulllish di balik positifnya data Indeka Manajer Pembelian (IMP) Tiongkok. Tiongkok adalah tujuan ekspor Australia, sehingga Australia berkorelasi positif dengan apa yang terjadi di Tiongkok.
Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang dirilis pada hari Jumat mengindikasikan kenaikan moderat dalam inflasi dan menegaskan kemungkinan Federal Reserve (The Fed) akan mulai menurunkan suku bunga di Juni. Keadaan di atas melemahkan USD dan mendorong XAU/USD ke rekor tertinggi baru di atas 2265. Kenaikan XAU/USD juga terasa pada Logam Mulia Antam 24 karet yang juga mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Hari ini harga dasar emas Antam 1 gr adalah Rp1.254.000.
Harga saham PT Aneka Tambang (ANTM) tidak dapat memanfaatkan sentimen positif dalam XAU/USD dan harga emas Antam yang keduanya mencapai rekor tertinggi hari ini. ANTM melanjutkan penurunan yang dimulai Jumat 22 Maret 2024 ke terendah 1545, level tersebut juga level terendah sejak 8 Maret 2024. ANTM ditutup di 1580, turun -1,25% hari ini. Pada Kamis minggu lalu, ANTAM mengumumkan bahwa perusahaan meraih laba senilai Rp3,08 triliun di tahun 2023. Total aset tahun fiskal 2023 adalah Rp42,85 triliun, dibandingkan tahun fiskal 2022 Rp33,64 triliun.
IHSG turun tajam hari ini setelah dibuka di 7286,13. Indeks keluar dari kisaran sideways yang terbentuk sejak 18 Maret 2024. Untuk sisi atas, IHSG harus menembus area 7369,45 (area tertinggi 25, 26, dan 27 Maret) sebelum berhadapan dengan 7454,44 (tertinggi baru sepanjang masa). Untuk sisi bawah, Indeks ditopang oleh area 7120,55 (area terendah 26, dan 29 Januari) dan angka bulat 7100.
