EUR/USD Masih Tertekan karena Penguatan USD, Berhasil Bertahan di Atas Angka 1,0800

  • EUR/USD melemah selama dua hari berturut-turut di tengah beberapa aksi beli USD.
  • Spekulasi penurunan suku bunga ECB pada bulan Juni melemahkan Euro dan semakin berkontribusi pada penurunannya.
  • Para pedagang mungkin akan menahan diri untuk tidak memasang posisi baru menjelang rilis Indeks Harga PCE AS pada hari Jumat.

Pasangan EUR/USD melanjutkan penurunan penolakan hari sebelumnya dari resistance Simple Moving Average (SMA) 100-hari di dekat area 1,0865 dan tetap berada di bawah tekanan jual untuk 2 hari berturut-turut pada hari Rabu. Namun, harga spot berhasil bertahan di atas level 1,0800 selama sesi Asia, meskipun tampak rentan untuk turun lebih jauh di tengah beberapa aksi beli Dolar AS (USD).

Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, naik kembali mendekati level tertinggi beberapa pekan yang disentuh pada hari Jumat lalu dan tetap didukung dengan baik oleh pandangan optimis terhadap ekonomi AS. Prospek ini diperkuat oleh rilis data Pesanan Barang Tahan Lama AS yang sedikit lebih baik dari prakiraan pada hari Selasa, yang dapat memaksa Federal Reserve (The Fed) untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama di tengah inflasi yang masih tinggi. Hal ini, bersama dengan nada risiko yang lebih lunak, mendukung safe-haven Dolar dan menekan pasangan EUR/USD.

Di sisi lain, mata uang bersama ini terbebani oleh meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga pada bulan Juni oleh Bank Sentral Eropa (ECB). Faktanya, pembuat kebijakan ECB Madis Muller mengatakan pada hari Selasa bahwa kita semakin dekat ke titik di mana bank sentral dapat mulai menurunkan suku bunga. Selain itu, pejabat ECB Yannis Stoumaras berkomentar bahwa ada konsensus untuk penurunan suku bunga di bulan Juni. Hal ini dipandang sebagai faktor lain yang berkontribusi pada nada penawaran jual di sekitar pasangan EUR/USD dan mendukung prospek perpanjangan tren turun lebih dari dua pekan.

Selanjutnya, agenda ekonomi hari Rabu menampilkan rilis laporan IHK Spanyol, yang dapat mempengaruhi mata uang bersama dan memberi beberapa dorongan jika tidak ada data yang relevan dari AS. Namun, fokus tetap tertuju pada Indeks Harga Konsumsi dan Pengeluaran Pribadi (PCE) AS pada hari Jumat. Data penting ini akan menjadi petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan the Fed. Hal ini, pada gilirannya, akan mempengaruhi dinamika harga USD jangka pendek dan membantu menentukan langkah pergerakan terarah selanjutnya untuk pasangan EUR/USD.

Level Teknis EUR/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 1.0825
Perubahan harian hari ini -0.0006
Perubahan harian hari ini % -0.06
Pembukaan harian hari ini 1.0831
 
Tren
SMA 20 Harian 1.0877
SMA 50 Harian 1.084
SMA 100 Harian 1.0873
SMA 200 Harian 1.0838
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 1.0864
Terendah Harian Sebelumnya 1.0824
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 1.0942
Terendah Mingguan Sebelumnya 1.0802
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 1.0898
Terendah Bulanan Sebelumnya 1.0695
Fibonacci Harian 38,2% 1.084
Fibonacci Harian 61,8% 1.0849
Pivot Point Harian S1 1.0816
Pivot Point Harian S2 1.08
Pivot Point Harian S3 1.0776
Pivot Point Harian R1 1.0856
Pivot Point Harian R2 1.088
Pivot Point Harian R3 1.0896

 

 

USD/IDR Menguat ke 15.852, Tekan Rupiah Lebih Jauh, Fokus pada Sidang Perdana Gugatan Pilpres dan Data PCE AS

USD/IDR menguat ke 15.852 di pagi hari sesi perdagangan Asia, yang menekan Rupiah Indonesia (IDR) lebih jauh. Volume perdagangan pekan ini di pasar akan lebih rendah, karena sebagian besar bank akan tutup untuk merayakan libur Jumat Agung, termasuk di Indonesia.
Baca selengkapnya Previous

Dolar Australia Melemah akibat Melemahnya IHK Australia Bulanan, dan Membaiknya Dolar AS

Dolar Australia (AUD) melanjutkan penurunannya untuk 2 sesi berturut-turut di hari Rabu. Pasangan AUD/USD mengalami penurunan menyusul harga konsumen Australia yang lebih lemah dari prakiraan, yang berpotensi mendorong Reserve Bank of Australia (RBA) untuk mempertimbangkan sikap dovish pada lintasan suku bunga. Prospek ini menekan AUD ke bawah.
Baca selengkapnya Next