WTI Diperdagangkan dengan Kenaikan Moderat di Atas Pertengahan $81,00-an, Potensi Bullish Tampaknya Masih Ada

  • WTI mendapatkan kembali daya tarik positif pada hari Kamis dan didukung oleh kombinasi beberapa faktor.
  • Proyeksi penurunan suku bunga The Fed sebanyak tiga kali pada tahun 2024 melemahkan USD dan menguntungkan cairan hitam.
  • Kekhawatiran tentang pengetatan prospek dukungan global untuk pergerakan apresiasi jangka pendek lebih lanjut.

Harga Minyak Mentah AS West Texas Intermediate (WTI) menarik beberapa aksi beli selama sesi Asia pada hari Kamis dan membalik sebagian dari penurunan hari sebelumnya. Komoditas tersebut saat ini diperdagangkan di sekitar area $81,70 dan masih berada dalam jarak yang cukup dekat dengan level tertinggi lebih dari empat bulan yang disentuh pada awal pekan ini.

Federal Reserve (The Fed) mempertahankan pandangannya untuk tiga kali penurunan suku bunga tahun ini pada akhir pertemuan kebijakan bulan Maret pada hari Rabu. Hal ini terlihat melemahkan Dolar AS (USD) dan menguntungkan komoditas berdenominasi USD, termasuk harga minyak mentah. Selain itu, Ketua Fed Jerome Powell mengakui kekuatan ekonomi AS, yang menjadi pertanda baik bagi prospek positif untuk permintaan Minyak dan semakin mendukung cairan hitam ini.

Selain itu, penurunan persediaan minyak mentah AS yang lebih besar dari prakiraan, bersama dengan potensi guncangan pasokan dari gangguan geopolitik di Rusia dan Timur Tengah, menunjukkan bahwa jalur yang paling sedikit perlawanannya untuk harga Minyak adalah ke atas. Laporan resmi yang diterbitkan oleh US Energy Information Administration (EIA) pada hari Rabu menunjukkan bahwa stok menurun secara tak terduga sebesar 2 juta barel menjadi 445 juta barel selama pekan yang berakhir pada tanggal 15 Maret.

Para pelaku pasar kini menanti rilis IMP pendahuluan untuk mendapatkan isyarat mengenai kesehatan ekonomi global, yang berdampak pada permintaan bahan bakar. Hal ini, bersama dengan dinamika harga USD, akan menghasilkan peluang perdagangan jangka pendek di sekitar harga minyak. Sementara itu, latar belakang fundamental yang disebutkan di atas, tampaknya condong ke arah bullish, menunjukkan bahwa setiap penurunan korektif yang berarti dapat dilihat sebagai peluang beli dan tetap terbatas.

Level Teknis Minyak AS WTI 

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 81.71
Perubahan harian hari ini 0.34
Perubahan harian hari ini % 0.42
Pembukaan harian hari ini 81.37
 
Tren
SMA 20 Harian 78.92
SMA 50 Harian 76.76
SMA 100 Harian 75.55
SMA 200 Harian 78.32
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 82.56
Terendah Harian Sebelumnya 80.77
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 81.05
Terendah Mingguan Sebelumnya 76.5
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 79.27
Terendah Bulanan Sebelumnya 71.46
Fibonacci Harian 38,2% 81.46
Fibonacci Harian 61,8% 81.88
Pivot Point Harian S1 80.57
Pivot Point Harian S2 79.77
Pivot Point Harian S3 78.78
Pivot Point Harian R1 82.37
Pivot Point Harian R2 83.36
Pivot Point Harian R3 84.16

 

 

USD/KRW Runtuh ke 1.325,67 sebagai Respon atas Keputusan Suku Bunga The Fed dan Komentar Powell yang Dovish

Siang ini, Won Korea Selatan (KRW) mengikuti iring-iringan pawai penguatan mata uang di wilayah Asia terhadap Dolar AS (USD).
了解更多 Previous

IMP Manufaktur HSBC India Maret Meningkat Ke 59.2 Dari Sebelumnya 56.9

IMP Manufaktur HSBC India Maret Meningkat Ke 59.2 Dari Sebelumnya 56.9
了解更多 Next