NZD/USD Melanjutkan Penurunan ke 0,6040 Menjelang Kebijakan The Fed dan PDB Selandia Baru Kuartal Keempat

  • NZD/USD turun ke 0,6040 karena sentimen pasar yang suram mengurangi daya tarik aset-aset berisiko.
  • Dolar AS menguat menjelang pertemuan kebijakan The Fed.
  • PDB Selandia Baru diprakirakan tumbuh 0,1% pada kuartal terakhir 2023.

Pasangan NZD/USD terus menghadapi aksi jual dan turun ke 0,6040 di akhir sesi Asia pada hari Rabu. Aset NZD/USD berada di bawah tekanan karena para investor telah berubah menjadi berhati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed), yang akan diumumkan pada pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB).

Indeks S&P 500 berjangka telah membukukan beberapa penurunan di sesi Asia, yang menggambarkan penurunan selera risiko investor. Indeks Dolar AS (DXY) berkonsolidasi di sekitar 103,85 karena para investor tetap absen menjelang kebijakan The Fed.

The Fed secara luas diantisipasi untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah di kisaran 5,25%-5,50% untuk kelima kalinya berturut-turut. Sementara ketidakpastian atas proyeksi penurunan suku bunga akan membuat kenaikan pada aset-aset yang sensitif terhadap risiko menjadi terbatas. Investor berharap bahwa the Fed dapat mendukung untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama karena inflasi tetap tinggi di bulan Februari.

Para investor akan sangat fokus pada dot plot, yang diperbarui setiap triwulan dan menunjukkan proyeksi suku bunga untuk jangka waktu yang berbeda.

Sementara itu, pergerakan Dolar Selandia Baru selanjutnya akan dipandu oleh angka Produk Domestik Bruto (PDB) domestik untuk kuartal terakhir 2023. Perekonomian diantisipasi akan sedikit berekspansi sebesar 0,1% setelah mengalami kontraksi sebesar 0,3% pada kuartal ketiga 2023.

Data PDB yang optimis akan memungkinkan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama. Namun, penurunan angka PDB akan menunjukkan bahwa ekonomi Selandia Baru berada dalam resesi teknis. RBNZ akan berada dalam masalah karena akan dibutuhkan untuk membuat tindakan penyeimbangan antara inflasi yang tinggi dan prospek ekonomi yang rentan.

Analisis Harga AUD/JPY: Memperoleh Momentum di Bawah Angka 99,00 di Tengah Kondisi Overbought

Pasangan AUD/JPY mendapatkan daya tarik di bawah penghalang psikologis 99,00 selama awal jam perdagangan Eropa pada hari Rabu. Penurunan Yen Jepang (JPY) ke level terendah multi-bulan setelah kenaikan dovish Bank of Japan (BoJ) pada hari Selasa menciptakan penarik bagi pasangan mata uang silang ini. Saat berita ini ditulis, pasangan mata uang silang ini diperdagangkan di 98,95, naik 0,43% pada hari ini.
Leer más Previous

Retail Price Index (YoY) Inggris Februari Sesuai Perkiraan 4.5%

Retail Price Index (YoY) Inggris Februari Sesuai Perkiraan 4.5%
Leer más Next