USD/IDR Melesat ke 15.629, Rupiah Tertekan setelah Neraca Perdagangan Indonesia Dirilis

  • USD/IDR menguat ke 15.629, setelah rilis data Neraca Perdagangan Indonesia.
  • Neraca perdagangan Indonesia untuk bulan Januari lebih lemah dari prakiraan, tercatat di 2,01 juta.
  • Para pedagang menunggu rilis data Penjualan Ritel dari AS hari ini.

Pada saat berita ini ditulis USD/IDR melesat ke 15.629, mencatatkan penguatan sebesar 40 poin atau 0,26% dari penutupan pada hari sebelumnya di 15.589 setelah rilis data Neraca Perdagangan Indonesia. Harga pembukaan pasangan mata uang tersebut hari ini berada di 15.569, level tertinggi yang tercatat untuk saat ini berada di 15.629 dengan terendahnya di 15.544.

Indeks Dolar AS (DXY) mengalami sedikit kesulitan di tengah imbal hasil Treasury AS yang lemah, saat ini tercatat diperdagangkan di 104,69, yang mencerminkan pergeseran yang signifikan dalam sentimen pasar. Ekspektasi untuk tidak adanya perubahan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan Maret mendatang melonjak hingga hampir 90%. Menurut FedWatch Tool, para investor saat ini mengharapkan peluang penurunan suku bunga The Fed untuk bulan Mei sebesar 37%, dengan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) meningkat menjadi sekitar 53% di bulan tersebut.

Neraca perdagangan Indonesia untuk bulan Januari yang di rilis sekitar pukul 11:00 WIB hari ini menunjukkan jumlah 2,01 juta dibandingan dengan angka sebelumnya di 3,3 juta dan estimasi di 2,99 juta. Ekspor untuk bulan Januari di -8,06% dibandingkan angka bulan Desember di -5,76%, sementara Impor untuk bulan yang sama menguat di 0,36% versus -3,81% pada bulan sebelumnya. Sementara di Amerika Serikat, Penjualan Ritel untuk bulan Januari, Indeks Manufaktur The Fed Philadelphia, Produksi Industri dan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan akan dirilis pada hari ini.

Rupiah Tertekan setelah Rilis Neraca Perdagangan Indonesia, USD/IDR akan Menguji SMA 50 di 15.638,60

Pada grafik 4 jam, Rupiah terlihat melemah melawan Dolar AS setelah data Neraca Perdagangan Indonesia yang lebih lemah dari prakiraan dirilis. Harga USD/IDR saat ini berpotensi menguji level Simple Moving Average (SMA) 50 yang berada di sekitar 15.638. Walaupun indikator-indikator SMA menunjukkan kondisi bearish, harga telah menembus ke atas persilangan SMA 20 dan 200. Penembusan di atas 15.638 diperlukan agar pasangan mata uang ini dapat mencapai 15.691 dan level-level di atasnya. Bila harga kembali melemah, level 15.560 akan menunggu di sisi bawah.

Grafik 4 Jam USD/IDR

 

 

Industrial Production (YoY) Jepang Desember Tenggelam Dari Sebelumnya -0.7% Ke -1%

Industrial Production (YoY) Jepang Desember Tenggelam Dari Sebelumnya -0.7% Ke -1%
Leia mais Previous

Neraca Perdagangan Awal Republik Korea Januari Naik Dari Sebelumnya $0.3B ke $0.328B

Neraca Perdagangan Awal Republik Korea Januari Naik Dari Sebelumnya $0.3B ke $0.328B
Leia mais Next