NZD/USD Melemah karena Penghindaran Risiko, Turun Tipis Mendekati 0,6120 menjelang Keputusan The Fed

  • NZD/USD melemah karena para pedagang mengambil sikap hati-hati menjelang keputusan The Fed.
  • Sentimen risk-off mendukung Dolar AS.
  • Paul Conway dari RBNZ menolak ekspektasi penurunan suku bunga.

NZD/USD menghentikan kenaikan dua hari beruntun, diperdagangkan lebih rendah di sekitar 0,6120 selama sesi Asia hari Rabu. Sentimen risk-off yang ada menambah tekanan turun pada pasangan NZD/USD karena para pelaku pasar berhati-hati di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Terdapat ekspektasi bahwa pemerintahan Presiden AS Joe Biden akan mengesahkan serangan militer sebagai tanggapan atas serangan pesawat tak berawak baru-baru ini terhadap pos terdepan AS di Yordania.

Dalam hal indikator ekonomi, laporan Kepercayaan Bisnis ANZ menunjukkan peningkatan dalam prospek bisnis di Selandia Baru, naik menjadi 36,6 pada bulan Januari dari angka sebelumnya 33,2. Namun, ANZ Activity Outlook mencatat sedikit penurunan, berada di 25,6% dibandingkan dengan pembacaan sebelumnya di 29,3%.

Namun, Kepala Ekonom Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Paul Conway telah mengambil sikap hawkish, menekan ekspektasi penurunan suku bunga. Dalam pernyataannya pada hari Selasa, Conway memberi sinyal pandangan yang hati-hati namun optimis tentang efektivitas langkah-langkah kebijakan moneter saat ini.

Indeks Dolar AS (DXY) menghadapi tantangan karena imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) yang turun. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) secara luas diharapkan akan mempertahankan suku bunga dalam kisaran 5,25-5,50% pada pertemuan hari Rabu. Pada pertemuan Federal Reserve (The Fed) bulan Desember, para pejabat mengantisipasi tiga kali penurunan suku bunga pada tahun 2024. Para pelaku pasar sangat menantikan sinyal dari Ketua The Fed Jerome Powell.

Pasar swap suku bunga telah melihat perpanjangan ekspektasi penurunan suku bunga secara bertahap, dengan FedWatch Tool CME mengindikasikan probabilitas 43% untuk penurunan suku bunga pertama dari The Fed pada bulan Maret. Sebaliknya, pada bulan Desember, swap pada awalnya mengimplikasikan lebih dari 80% kemungkinan pemangkasan suku bunga di bulan Maret. Selain itu, terdapat 53% kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin di bulan Mei. Para investor akan memantau dengan seksama Perubahan Tenaga Kerja ADP AS pada hari Rabu, menjelang laporan Nonfarm Payrolls AS pada akhir pekan ini.

 

 

Pejabat Senior IMF: Eskalasi Konflik Timur Tengah akan Pengaruhi Harga Minyak, Berdampak pada Negara Asia

Direktur Departemen Asia dan Pasifik Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan pada hari Rabu, "eskalasi konflik Timur Tengah akan mempengaruhi
আরও পড়ুন Previous

Harga Emas Menjauh dari Level Tertinggi Dua Pekan karena Aksi Beli USD Baru Menjelang FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak lebih rendah selama sesi Asia pada hari Rabu dan mundur lebih jauh dari level tertinggi dua pekan, di sekitar area $2.04
আরও পড়ুন Next