NZD/USD Melanjutkan Penurunan di Tengah Stabilnya Dolar AS, Diperdagangkan Lebih Rendah di Dekat 0,6120

  • NZD/USD diperdagangkan lebih rendah di sekitar 0,6120 karena Dolar AS tetap kuat.
  • Data NFP AS yang lebih kuat memberi dukungan untuk menopang Greenback.
  • Fed AS diharapkan akan mempertahankan suku bunga di 5,5% pada pertemuan bulan Desember.
  • Data PDB Selandia Baru untuk kuartal ketiga diharapkan menurun dari pertumbuhan kuartal sebelumnya.

NZD/USD melanjutkan penurunannya untuk 2 sesi perdagangan berturut-turut, berada di kisaran 0,6120 selama jam-jam Asia hari Senin. Data ketenagakerjaan yang kuat telah memicu pergerakan naik pada imbal hasil obligasi AS, berkontribusi pada penguatan Dolar AS (USD) dan akibatnya menekan pasangan NZD/USD.

Nonfarm Payrolls AS untuk bulan November menunjukkan kenaikan yang signifikan, mencapai 199.000 dibandingkan dengan kenaikan di bulan Oktober sebesar 150.000, melampaui ekspektasi pasar sebesar 180.000. Pendapatan Rata-Rata Per Jam (Year-on-Year) AS tetap stabil di 4,0%, sejalan dengan proyeksi pasar untuk bulan November. Selain itu, Tingkat Pengangguran turun menjadi 3,7%, turun dari 3,9% sebelumnya. Selain itu, Indeks Sentimen Konsumen Michigan untuk bulan Desember naik menjadi 69,4, menandai kenaikan yang signifikan dari angka sebelumnya yaitu 61,3.

Indeks Dolar AS (DXY) mencoba menguat di sesi berikutnya, diperdagangkan di atas 104,00 pada saat artikel ini ditulis. Imbal hasil obligasi AS bertenor 2 tahun dan 10 tahun masing-masing berada di 4,24% dan 4,73%.

Para pelaku pasar berspekulasi mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) AS di masa depan dan berapa lama bank sentral berencana untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat yang ketat. Namun, ekspektasi konsensus adalah bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga di level 5,5% pada pertemuan kebijakan moneter hari Rabu mendatang.

Para investor akan mengamati dengan seksama data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada hari Selasa untuk mendapatkan wawasan tambahan dan potensi dampaknya terhadap pasar. Beralih ke agenda ekonomi Selandia Baru, data Produk Domestik Bruto (PDB) untuk kuartal ketiga dijadwalkan untuk dirilis pada hari Kamis. Proyeksi menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,2%, turun dari ekspansi 0,9% di kuartal sebelumnya.

 

WTI Diperdagangkan dengan Kenaikan Moderat di Atas Pertengahan $71,00-an, Kurang Memiliki Keyakinan Bullish

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik tipis selama sesi Asia pada hari Senin dan tampaknya akan melanjutkan pemulihan moderat pekan l
Leia mais Previous

USD/INR Diperdagangkan Datar karena Investor Berubah Menjadi Berhati-hati Menjelang IHK AS dan Pertemuan FOMC

Rupee India (INR) diperdagangkan datar dengan sedikit penurunan pada hari Senin karena para pedagang lebih memilih untuk absen menjelang acara penting
Leia mais Next