Dolar AS Menguat saat Risalah The Fed Meredam Harapan Penurunan Suku Bunga Secara Cepat
- Greenback diperdagangkan di zona hijau terhadap semua mata uang utama G20.
- Para pedagang melihat imbal hasil AS menghentikan penurunannya karena The Fed meredam harapan penurunan suku bunga secara cepat.
- Indeks Dolar AS tampak ingin melompat ke 104,00.
Dolar AS (USD) diperdagangkan lebih kuat pada hari Rabu menjelang perayaan Thanksgiving pada hari Kamis. Publikasi Risalah The Fed untuk keputusan suku bunga baru-baru ini mengungkapkan bahwa seluruh dewan setuju bahwa penurunan suku bunga tidak termasuk dalam rencana pertemuan-pertemuan mendatang. Ini meredam spekulasi pasar bahwa penurunan suku bunga mungkin sangat dekat, bahkan di bulan Desember.
Seolah-olah ada iblis yang berperan dalam perubahan haluan Dolar AS ini, kalender ekonomi dapat membantu Indeks Dolar AS (DXY) naik lebih jauh. Selain data Barang Tahan Lama dan Klaim Pengangguran, data ekspektasi inflasi konsumen dari University of Michigan dapat mengonfirmasi bahwa The Fed benar dalam tidak melakukan pelonggaran terlalu cepat. Meskipun ini adalah angka final, revisi ke atas apa pun akan berdampak baik untuk penguatan Dolar AS pada Rabu ini.
Ringkasan Harian: Tidak akan Diam Saja Tanpa Perlawanan
Kalender ekonomi sangat padat pada Rabu ini menjelang perayaan Thanksgiving pada hari Kamis.
- Rilis data dimulai pada pukul 12:00 GMT (19:00 WIB), dengan Pengajuan Hipotek Mortgage Bankers Association (MBA) untuk minggu lalu. Sebelumnya di 2,8%.
- Pada pukul 13:30 GMT (20:30 WIB), saat yang sangat penting dengan banyak data akan dirilis:
- Pesanan Barang Tahan Lama diprakirakan dari 4,6% menjadi -3,1% untuk bulan Oktober.
- Pesanan Barang Tahan Lama tanpa Transportasi diprakirakan dari 0,4% menjadi 0,1%.
- Klaim Pengangguran Awal untuk minggu lalu diprakirakan turun dari 231.000 menjadi 225.000.
- Klaim Pengangguran Lanjutan diprakiarkan naik dari 1.865.000 ke 1.875.000.
- Titik fokus berikutnya adalah pada pukul 15:00 GMT (22:00 WIB) dengan angka-angka dari University of Michigan.
- Indeks Sentimen Konsumen diprakirakan akan naik dari 60,4 ke 60,5.
- Ekspektasi Inflasi 5 tahun diprakirakan tetap stabil di 3,2%.
- Perlu diingat bahwa ini adalah angka final untuk bulan November.
- Ekuitas sedikit berada di zona hijau karena pasar saham tidak mendapatkan bantuan dari data pendapatan Nvidia yang mengecewakan. Kisah Sam Altman dengan Microsoft dan AI juga tidak membantu. Angka-angka positif ringan terlihat di seluruh Asia dan Eropa, dengan futures AS mendatar menjelang bel pembukaan AS.
- FedWatch Tool dari CME Group menunjukkan bahwa pasar menilai peluang 94,8% Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan di bulan Desember. Catatan penting adalah bahwa saat ini 5,2% bahkan berpikir kenaikan mungkin sudah dekat.
- Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10-tahun diperdagangkan di 4,40%, dan menjauhi terendah sebelumnya di 4,38%.
Analisis teknikal Indeks Dolar AS: Menjauhi Terendah
Dolar AS mematahkan rencana yang seharusnya membawa Indeks Dolar AS di bawah 103,00 minggu ini. Bantuan datang dari Risalah Federal Reserve AS, yang menunjukkan bahwa semua anggota dewan sepakat bahwa penurunan suku bunga bukanlah suatu pilihan. Pasar menjadi ketakutan dan melihat banyak arus kembali ke Greenback, dengan Indeks Dolar AS mencoba untuk kembali di atas Simple Moving Average 200-hari.
DXY kembali di atas SMA 200-hari di dekat 103,62, dan perlu penutupan harian di atasnya untuk mengkonsolidasikan wilayah tersebut. Nantikan pemulihan lebih lanjut menuju SMA 100-hari di dekat 104,20. Jika DXY dapat ditutup dan dibuka di atasnya nanti pekan ini, diprakirakan kembali ke SMA 55-hari di dekat 105,71 dengan 105,12 di depannya sebagai resistance.
SMA 200-hari akan mencoba memainkan perannya lagi sebagai level pendukung yang sangat penting terhadap penurunan apa pun. Jika indeks kembali menembus level ini nanti minggu ini, level psikologis 100,00 akan ikut berperan. Dengan kalender ekonomi yang sangat sepi setelah Rabu ini dan beberapa pelaku pasar AS tidak bekerja selama liburan sepanjang sisa minggu ini, terdapat potensi penurunan yang besar.