USD/CAD Melayang di Bawah 1,3820, Mundur dari Level Tertinggi sejak Maret
- USD/CAD menghentikan kenaikan beruntun karena kenaikan harga minyak mentah.
- Harga minyak mentah melonjak karena serangan militer AS terhadap target-target Iran di Suriah.
- Para pedagang memprakirakan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan mendatang.
USD/CAD menghentikan kenaikan tiga hari beruntun, mundur dari level tertinggi tujuh bulan. Harga spot tersebut diperdagangkan di sekitar 1,3820 selama awal sesi Eropa hari Jumat. Pasangan mata uang ini menghadapi tantangan karena harga minyak mentah yang lebih tinggi di tengah ketegangan geopolitik terkait konflik Israel-Hamas.
Western Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan lebih tinggi di dekat $84.20 per barel pada waktu penulisan. Lonjakan harga minyak mentah terjadi setelah serangan militer AS terhadap target-target Iran di Suriah, yang meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik Israel-Hamas. Terlebih lagi, angkatan bersenjata Israel memulai serangan semalam terbesar di Gaza sejak awal konflik, sebuah perkembangan yang berpotensi memicu kemarahan di antara negara-negara Arab.
Dolar AS (USD) berada di sekitar 106,60, dengan nada positif karena imbal hasil obligasi AS mengalami pemulihan setelah penurunan yang terjadi di hari sebelumnya. Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun diperdagangkan pada 4,87% pada saat berita ini ditulis.
Dolar AS mungkin telah menerima dukungan dari sentimen yang dihasilkan oleh data Produk Domestik Bruto (PDB) awal AS yang kuat. PDB AS meningkat menjadi 4,9% di kuartal ketiga dari pertumbuhan sebelumnya sebesar 2,1%, melebihi ekspektasi pasar sebesar 4,2%.
Namun, laporan tersebut mengungkapkan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) inti awal yang tidak sesuai dengan ekspektasi. PCE Inti AS turun ke 2,4% di Kuartal 3 dari 3,7% yang tercatat sebelumnya.
Para investor memperkirakan bahwa Federal Reserve AS (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) minggu depan. Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE) AS akan dirilis selama sesi Amerika Utara, untuk mencari dorongan baru pada tekanan inflasi di AS.