Euro Turun ke Terendah Baru Dekat 1,0530 Jelang ECB, Lagarde

  • Euro tetap defensif melawan Dolar AS.
  • Saham-saham di Eropa dibuka dengan penurunan besar pada hari Kamis.
  • EUR/USD mengempis ke terendah mingguan di dekat 1,0530.
  • Indeks USD (DXY) melanjutkan kenaikannya dan mendekati 107,00.

Saat ini, Euro (EUR) melanjutkan kerentanannya terhadap Dolar AS (USD), mengakibatkan EUR/USD semakin melemah ke terendah mingguan di sekitar 1,0540 setelah bel pembukaan benua lama pada hari Kamis.

Sementara itu, Greenback sedang dalam proses mendapatkan kembali keseimbangannya setelah kenaikan ekstra pada hari Rabu, menyebabkan Indeks USD (DXY) mendekati rintangan utama di 107,00. Kenaikan harian Dolar sejauh ini tampaknya sekali lagi didukung oleh imbal hasil AS yang lebih tinggi di belly dan long end kurva.

Di sisi kebijakan moneter, terdapat konsensus yang berkembang di antara para pelaku pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan sikap saat ini yaitu mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan tanggal 1 November. Pandangan ini diperkuat oleh pernyataan yang disampaikan oleh Ketua The Fed Jerome Powell dalam pidatonya baru-baru ini di Economic Club of New York (19 Oktober).

Sementara itu, investor juga mempertimbangkan kemungkinan European Central Bank (ECB) menghentikan kebijakan pengetatan, meskipun tingkat inflasi telah melampaui target bank dan muncul kekhawatiran terhadap risiko perlambatan atau stagflasi ekonomi di zona euro. Berkaitan dengan ini, ECB diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan nanti di sesi ini.

Dari sisi data, di AS, Tingkat Pertumbuhan PDB kuartal ketiga pendahuluan akan menjadi pusat perdebatan, diikuti oleh Klaim Pengangguran Awal mingguan, Penjualan Rumah Tertunda, Pesanan Barang Tahan Lama, dan Neraca Perdagangan Barang pendahuluan.

Estimasi PDB
Intisari Penggerak Pasar Harian: Euro Kehilangan Kendali dan Menargetkan Kembali 1,0500

  • Penurunan EUR mempercepat laju melawan USD pada hari Kamis.
  • Imbal hasil AS dan Jerman diperdagangkan beragam di awal sesi Eropa.
  • Kenaikan suku bunga 25bp oleh The Fed tetap akan dibahas pada acara bulan Desember.
  • ECB terlihat memasuki jeda (berlarut-larut?) pada pertemuannya Kamis ini.
  • Kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah masih tetap ada.
  • Pergerakan USD/JPY di atas 150,00 menghidupkan kembali pembicaraan intervensi.
  • Perhatian investor juga akan tertuju pada konferensi pers Lagarde.
  • Angka PDB AS diprakirakan akan menunjukkan ketahanan perekonomian lebih lanjut.

Analisis Teknis: Euro Masih Berisiko Mengalami Pullback yang Lebih Dalam Dalam Waktu Dekat

EUR/USD melanjutkan catatan bearish ke terendah baru mingguan dan mengalihkan perhatiannya ke potensi kunjungan ke lingkungan 1,0500.

Jika tren jual berlanjut, support terdekat mungkin terletak di dekat terendah mingguan 1,0495 (13 Oktober), diikuti oleh terendah 2023 di 1,0448 (3 Oktober) sebelum mencapai angka bulat di 1,0400. Jika zona ini dilintasi maka pasangan mata uang ini mungkin terus turun menuju terendah mingguan 1,0290 (30 November 2022) dan 1,0222 (21 November 2022).

Jika pembeli mengambil kembali kendali, EUR/USD akan menemukan resistance awal di sekitar puncak Oktober di 1,0694 (25 Oktober), yang tampaknya didukung oleh area sekitar SMA 55-hari temporer. Penembusan zona ini mengungkapkan tertinggi mingguan 1,0767 (12 September), di depan SMA 200-hari yang signifikan di 1,0813. Setelah level ini ditembus, ini mungkin menandakan dorongan lebih lanjut menuju puncak mingguan di 1,0945 (30 Agustus), sebelum pencapaian psikologis di 1,1000. Jika tren naik terus berlanjut, puncak Agustus di 1,1064 (10 Agustus) mungkin akan ditantang, diikuti oleh tertinggi mingguan di 1,1149 (27 Juli), dan bahkan mungkin puncak 2023 di 1,1275 (18 Juli).

Penting untuk dicatat bahwa selama EUR/USD terus berada di bawah SMA 200-hari, pasangan mata uang ini mungkin akan terus-menerus menghadapi tekanan negatif.

Pound Sterling Melemah karena Meredanya Sentimen Pasar di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Pound Sterling (GBP) terus menghadapi tekanan jual yang kuat karena sentimen pasar yang suram akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah ditambah
আরও পড়ুন Previous

Forex Hari ini: Keputusan Suku Bunga ECB, Data Pertumbuhan AS akan Tingkatkan Volatilitas

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 26 Oktober: Pasar tetap gelisah pada hari Kamis dan arus safe-haven mendominasi pergerakan ka
আরও পড়ুন Next