EUR/USD Bertahan di Bawah Level 1,0600 Jelang Keputusan Suku Bunga ECB
- EUR/USD melemah di sekitar 1,0586 dalam minggu yang sibuk dengan data ekonomi.
- Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell dan banyak pejabat Fed mengisyaratkan bahwa suku bunga akan dipertahankan pada pertemuan bulan November.
- Para pelaku pasar menantikan pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis, dengan suku bunga deposito kemungkinan akan tetap di 4,00%.
Pasangan EUR/USD berubah menjadi merah selama awal sesi Asia pada hari ini (Senin , 23 Okt.) setelah terkoreksi dari level psikologis 1,0600. Para pelaku pasar menunggu data Zona Euro dan AS menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis, dengan tidak ada perubahan suku bunga yang diharapkan. Pasangan mata uang utama saat ini diperdagangkan di sekitar 1,0586, turun 0,07% pada hari ini.
Menurut para ekonom yang disurvei oleh Reuters, siklus kenaikan suku bunga ECB telah berakhir, tetapi tidak akan sampai setidaknya Juli 2024 sebelum mulai melonggarkan karena pertempuran melawan inflasi yang meningkat terus berlanjut.
Selain itu, Uni Eropa sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang batas harga gas darurat yang diberlakukan pada bulan Februari, di tengah kekhawatiran bahwa krisis Timur Tengah dan sabotase pipa Baltik dapat mendorong harga naik lagi pada musim dingin ini. Ketakutan akan krisis energi Zona Euro dapat memberikan tekanan jual pada Euro dan bertindak sebagai penghalang bagi pasangan EUR/USD. Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus membayangi pasar. Setiap tanda meningkatnya ketegangan dapat membebani mata uang berisiko seperti Euro.
Saat FOMC memasuki masa blackout, Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell dan banyak pejabat Fed mengisyaratkan bahwa suku bunga akan dipertahankan pada pertemuan November. Ketua The Fed Jerome Powell mengisyaratkan keinginan untuk menghentikan sementara kenaikan suku bunga dan melihat bagaimana data ekonomi berkembang dalam beberapa bulan mendatang. Powell lebih lanjut menyatakan bahwa pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut mungkin sesuai jika ada lebih banyak indikasi tentang pertumbuhan di atas tren atau jika pasar tenaga kerja berhenti melemah.
Lebih lanjut, Presiden Federal Reserve (The Fed) Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada hari Jumat bahwa ia tidak berpikir bahwa bank sentral AS akan menurunkan suku bunga sebelum pertengahan tahun depan. Presiden The Fed Philadelphia Patrick Harker menegaskan kembali preferensinya untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah. Sementara Presiden The Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan bahwa bank sentral AS berada "di atau dekat puncak siklus kenaikan suku bunga.
Para pelaku pasar akan memantau data IMP HCOB Jerman dan Zona Euro pada hari Selasa. Pada hari Kamis, Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya. Para trader juga akan mengamati dengan seksama konferensi pers Presiden ECB Christine Lagarde untuk mendapatkan dorongan baru. Di AS, IMP S&P Global AS akan dirilis pada hari Selasa, diikuti oleh pembacaan pertama pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga pada hari Kamis dan Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (Personal Consumption Expenditures/PCE) pada hari Jumat. Angka-angka ini dapat memberikan arah yang jelas untuk pasangan EUR/USD.