EUR/USD Bertahan di Atas 1,0750 karena Bocornya Prakiraan Inflasi ECB dan IHK AS

  • EUR/USD terus melanjutkan kenaikan menjelang rilis IHK AS.
  • Euro menguat setelah sebuah sumber yang tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa ECB secara internal telah menaikkan proyeksi inflasi pada tahun 2024.
  • Kehati-hatian pasar menjelang data inflasi AS dapat memberikan dukungan untuk Dolar AS (USD).

EUR/USD melanjutkan kenaikan untuk hari keempat berturut-turut, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 1,0760 selama sesi Asia hari Rabu. Pasangan mata uang ini mendapatkan dukungan ke atas sejak sebuah sumber yang tidak disebutkan namanya mengklaim bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) secara internal telah menaikkan prakiraan inflasi menjelang pertemuan kebijakan ECB pada hari Kamis.

Menurut Reuters, sumber tersebut mengindikasikan bahwa proyeksi kuartalan Bank Sentral Eropa (ECB), yang akan dipresentasikan kepada Dewan Pemerintahan pada hari Rabu, akan memproyeksikan inflasi di atas 3% pada tahun 2024.

Proyeksi ini bertentangan dengan ekspektasi untuk sedikit penurunan inflasi. Proyeksi 2024 yang diperbarui melebihi target inflasi 2% bank sentral dan melampaui perkiraan 3% yang dibuat pada bulan Juni. Proyeksi ini juga lebih tinggi dari angka 2,7% yang terlihat dalam jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom.

Sumber tersebut lebih lanjut menyebutkan bahwa keputusan suku bunga untuk pertemuan ECB masih merupakan hal yang menantang, dan proposal formal belum diajukan. Namun, proyeksi inflasi yang signifikan melebihi 3% pada tahun 2024 menambah bobot pada argumen kenaikan suku bunga.

Hal ini tampaknya mengkonfirmasi kekhawatiran bahwa menurunkan inflasi mungkin lebih menantang daripada yang diantisipasi sebelumnya. Proyeksi ini menggarisbawahi potensi kebutuhan ECB untuk mengadopsi langkah-langkah untuk mengatasi tekanan inflasi yang meningkat.

Di sisi lain, pasangan EUR/USD mungkin akan menghadapi tantangan yang berasal dari kehati-hatian pasar karena para pedagang menunggu rilis data inflasi dari Amerika Serikat (AS), yang dijadwalkan pada akhir sesi Amerika Utara. Rilis data ini dapat berdampak besar pada pasar mata uang, yang berpotensi mempengaruhi arah pasangan mata uang ini.

Indeks Harga Konsumen (IHK) AS diantisipasi akan menunjukkan kenaikan 0,5% bulan ke bulan, yang merupakan peningkatan dari angka bulan sebelumnya sebesar 0,2%. Selain itu, angka IHK Inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang lebih tidak stabil, diperkirakan akan tetap stabil di 0,2%.

Angka-angka inflasi ini memberikan gambaran penting mengenai kondisi pergerakan harga dalam perekonomian AS dan dapat memberikan dampak yang besar pada sentimen pasar dan keputusan kebijakan Federal Reserve (The Fed). Para investor telah mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) oleh Federal Reserve (The Fed) AS pada pertemuan bulan November atau Desember.

Selain itu, terdapat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lama. Penyimpangan inflasi dapat semakin memperkuat sentimen hawkish, yang berpotensi menyebabkan Dolar AS (USD) lebih kuat dibandingkan Euro (EUR) karena The Fed dapat mengambil langkah-langkah untuk memerangi kenaikan harga.

Indeks Dolar AS (DXY), yang menilai performa Dolar AS (USD) terhadap sekumpulan enam mata uang utama lainnya, berjuang untuk menghentikan penurunan beruntun selama tiga hari. Harga spot tersebut diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 104,60 pada saat artikel ini ditulis. Selain itu, Greenback diantisipasi akan tetap tangguh, didukung oleh peningkatan lebih lanjut dari aktivitas ekonomi di AS.

Pada hari Kamis, data pertumbuhan Penjualan Ritel AS diproyeksikan akan menunjukkan sedikit perlambatan. Ekspektasi untuk bulan Agustus menunjukkan kenaikan 0,2% dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,7%. Angka-angka ini dapat memberikan gambaran mengenai pola belanja konsumen dan dapat mempengaruhi sentimen pasar.

BoJ akan Mengakhiri Suku Bunga Negatif pada Januari 2024 – laporan

Berbagai media, termasuk Bloomberg dan Nikkei Asian Review, melaporkan tentang perubahan besar-besaran dalam penilaian pasar terhadap prospek kebijaka
আরও পড়ুন Previous

Analisis Harga USD/MXN: Menemukan Support di Dekat Fibo 50%, Tetap di Bawah SMA 100 Hari

Pasangan USD/MXN berjuang untuk mendapatkan daya tarik yang berarti selama sesi Asia pada hari Rabu dan mengkonsolidasi penurunan baru-baru ini ke lev
আরও পড়ুন Next