AUD/USD Bertahan di Dekat Terendah Tahun Ini, di Atas Pertengahan 0,6300-an meski PDB Australia Menguat

  • AUD/USD masih berada di bawah tekanan jual untuk hari kedua berturut-turut pada hari Rabu.
  • Laporan PDB Australia Kuartal 2 yang lebih baik dari prakiraan gagal untuk mengesankan para pembeli atau memberikan dukungan pada pasangan mata uang ini.
  • USD menyentuh puncak enam bulan dan mendukung prospek untuk pergerakan pelemahan lebih lanjut.

Pasangan AUD/USD gagal memanfaatkan kenaikan moderat semalam dari sekitar pertengahan 0,6300-an, atau level terendah sejak November 2022 dan menarik sejumlah penjual baru selama sesi Asia pada hari Rabu. Harga spot ini tetap tertekan di dekat area 0,6360 dan sedikit bergerak sebagai reaksi terhadap laporan PDB Australia yang lebih baik dari prakiraan.

Faktanya, Biro Statistik Australia melaporkan bahwa ekonomi berekspansi sebesar 0,4% selama kuartal kedua, lebih besar dari pertumbuhan 0,2% yang tercatat di kuartal sebelumnya dan kenaikan 0,3% yang diantisipasi. Tingkat pertumbuhan tahunan juga melampaui ekspektasi pasar dan mencapai 2,1%, meskipun sedikit melambat dari 2,3% sebelumnya. Namun, data ini tidak banyak memberikan dukungan pada pasangan AUD/USD di tengah kekhawatiran terhadap memburuknya kondisi ekonomi di Tiongkok, yang cenderung melemahkan AUD yang merupakan proksi Tiongkok.

Kekhawatiran tersebut muncul kembali setelah sebuah survei swasta menunjukkan pada hari Selasa bahwa aktivitas bisnis di sektor jasa Tiongkok berekspansi pada laju paling lambat dalam delapan bulan. Selain itu, Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo tidak memprakirakan adanya perubahan pada tarif AS yang diberlakukan pada Tiongkok oleh pemerintahan Trump sampai tinjauan yang sedang berlangsung oleh Departemen Keuangan AS selesai. Hal ini, bersama dengan keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia yang ditahan dan ekspektasi bahwa siklus pengetatan kebijakan telah berakhir, terus melemahkan Dolar Australia (AUD).

Di sisi lain, Dolar AS (USD) naik ke level tertinggi hampir enam bulan dan tetap didukung dengan baik oleh meningkatnya penerimaan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama. Selain itu, pasar memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 bp lagi pada tahun 2023. Hal ini, pada gilirannya, tetap mendukung kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS, yang, bersama dengan sentimen pasar yang cenderung berhati-hati, mendukung para pembeli USD dan menunjukkan bahwa jalur yang paling mungkin bagi pasangan AUD/USD yang sensitif terhadap risiko adalah ke arah bawah.

 

AUD/JPY Abaikan PDB Australia Kuartal 2 yang Lebih Baik dari Prakiraan, Jatuh ke 94,00 saat Sentimen Buruk

AUD/JPY tetap tertekan untuk hari kedua berturut-turut karena para penjual menyerang angka angka bulat 94,00 bahkan setelah menyaksikan angka pertumbu
了解更多 Previous

NZD/USD Melanjutkan Penurunan Beruntun, Turun Menuju 0,5850, IMP Jasa AS Dipantau

NZD/USD diperdagangkan lebih rendah di sekitar 0,5860 selama sesi Asia pada hari Rabu, melanjutkan penurunan beruntun yang dimulai pada hari Jumat. Pa
了解更多 Next