Pasar Saham Asia: Perdagangan Bervariasi karena Investor Mencerna Data

  • Pasar saham Asia diperdagangkan bervariasi; selera risiko membaik.
  • Gubernur BoJ Kazuo Ueda diharapkan akan mempertahankan sikap kebijakan yang dovish.
  • Para investor mengkhawatirkan perlambatan ekonomi di RRT namun memiliki harapan untuk rencana stimulus.

Pasar saham Asia diperdagangkan bervariasi pada hari Rabu karena investor mencerna hasil yang lebih baik dari yang diharapkan dari Wall Street. Selera risiko membaik seiring dengan outperformance bank-bank AS pada musim laporan keuangan, yang mendorong indeks-indeks acuan Wall Street untuk merebut kembali puncak tahunan.

Di Jepang, NIKKEI membukukan kenaikan sebesar 0,73%. Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda mengatakan pada hari Selasa bahwa masih ada jalan yang harus dilalui sebelum mencapai target inflasi 2%, demikian dikutip dari Reuters.

Para pelaku pasar kini mengalihkan fokus mereka ke keputusan suku bunga Bank of Japan (BoJ) yang akan diumumkan pekan depan. Gubernur BoJ Kazuo Ueda diharapkan akan mempertahankan sikap kebijakan yang dovish untuk menjaga inflasi tetap stabil di kisaran 2%.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,27% pada hari Rabu, sementara Indeks Shanghai SE Composite turun 0,25%.

Angka pertumbuhan RRT pada hari Senin menimbulkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi di negara konsumen minyak terbesar kedua di dunia ini. Namun, Kementerian Perdagangan RRT menyatakan pada hari Selasa bahwa serangkaian tindakan akan membantu meningkatkan konsumsi barang dan jasa konsumen rumah tangga. Hal ini, pada gilirannya, mendukung kenaikan lebih lanjut pada harga minyak.

Ke depannya, investor akan fokus pada Keputusan Suku Bunga People's Bank of China dan Indeks Harga Konsumen Nasional Jepang YoY pada hari Kamis. Selain itu, Perumahan Baru dan Klaim Pengangguran AS dapat mempengaruhi dinamika USD dan mengisyaratkan berakhirnya siklus kenaikan suku bunga lebih cepat. Hal ini, pada gilirannya, mendukung aset-aset berisiko seperti Emas, ekuitas, AUDUSD, dll.

GBP/USD Masih Tertekan di Dekat Level Terendah Multi-Hari, Bertahan di Atas 1,3000 Menjelang IHK Inggris

Pasangan GBP/USD tetap berada di bawah tekanan jual untuk 4 hari berturut-turut pada hari Rabu dan mundur lebih jauh dari level tertinggi sejak April
مزید پڑھیں Previous

EUR/USD Melanjutkan Pullback dari Resistance 1,1280 karena Divergensi ECB vs Fed Tampak Tidak Pasti

EUR/USD tetap berada di sekitar 1,1220 menjelang sesi Eropa hari Rabu, melanjutkan pullback hari sebelumnya dari level tertinggi sejak Februari 2022.
مزید پڑھیں Next