Dolar AS Stabil karena Data Tiongkok yang Beragam Membebani Sentimen

  • Dolar AS bertahan di awal hari Senin setelah mengalami pelemahan besar minggu lalu.
  • Indeks Dolar AS berfluktuasi dalam saluran ketat sedikit di bawah 100,00.
  • Agenda ekonomi AS tidak akan menawarkan rilis data berdampak tinggi.

Dolar AS berhasil bertahan relatif tangguh terhadap mata uang utama lainnya di awal pekan ini karena pasar mengambil sikap hati-hati. Indeks Dolar AS (DXY) bergerak naik dan turun dalam kisaran yang ketat sedikit di bawah 100,00 pada hari Senin setelah kehilangan lebih dari 2% minggu lalu.

Kalender ekonomi AS tidak akan menampilkan rilis data makroekonomi tingkat tinggi yang dapat mempengaruhi pergerakan DXY. Oleh karena itu, persepsi risiko dapat terus mendorong valuasi Dolar AS di paruh kedua hari ini.

Produk Domestik Bruto riil Tiongkok berekspansi pada tingkat tahunan sebesar 6,3% pada kuartal kedua, data yang diterbitkan oleh Biro Statistik Nasional Tiongkok (NBS) mengungkapkan pada hari Senin. Angka ini mengikuti pertumbuhan 4,5% yang tercatat di kuartal pertama namun berada di bawah ekspektasi pasar sebesar 7,3%. Citigroup mengumumkan bahwa mereka menurunkan prediksi pertumbuhan setahun penuh untuk RRT menjadi 5% dari 5,5%. Shanghai Composite turun hampir 1% dan indeks saham berjangka AS diperdagangkan di wilayah negatif yang mencerminkan memburuknya sentimen pasar.

Ringkasan Penggerak Pasar Harian: Dolar AS Belum Keluar dari Masalah

  • Dolar AS melemah minggu lalu karena data inflasi yang lemah dari AS menghidupkan kembali ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bp) di bulan Juli.
  • Indeks Harga Konsumen (IHK) di AS naik 3% secara tahunan di bulan Juni menyusul kenaikan 4% yang tercatat di bulan Mei. Indeks Harga Produsen (IHP) tahunan naik tipis 0,1% pada periode yang sama.
  • Mengomentari prospek USD, "jika terjadi penurunan inflasi yang semakin cepat dan data ekonomi yang melemah, pasar mungkin akan semakin bergantung pada suku bunga acuan yang tidak akan bertahan di level tinggi untuk waktu yang lama, sedangkan penurunan suku bunga sebelum akhir tahun menjadi semakin mungkin terjadi," ujar Antje Praefcke, Analis Valas di Commerzbank. "Hal ini akan menyebabkan USD semakin melemah."
  • University of Michigan melaporkan pada hari Jumat bahwa Indeks Keyakinan Konsumen meningkat menjadi 72,6 dalam estimasi kilat bulan Juli dari 64,4 di bulan Mei.
  • Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun bertahan stabil di sekitar 3,8% setelah mengalami penurunan hampir 6% minggu lalu.
  • Federal Reserve Bank of New York akan merilis Survei Manufaktur Empire State untuk bulan Juli.
  • Pasar hampir sepenuhnya memprakirakan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bp di bulan Juli. Probabilitas kenaikan suku bunga sekali lagi di bulan Desember berada di sekitar 20%, menurut CME Group FedWatch Tool.
  • Data lain dari Tiongkok menunjukkan bahwa Penjualan Ritel meningkat 3,1% secara tahunan di bulan Juni, turun tajam dari 12,7% di bulan Mei, sementara Produksi Industri meningkat 4,4% di periode yang sama.

Analisis Teknis: Indeks Dolar AS secara Teknis Masih Oversold

Indeks Dolar AS (DXY) ditutup di wilayah positif pada hari Jumat, namun kesulitan untuk melanjutkan pemulihan pada hari Senin. Indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian masih berada di bawah 30, menunjukkan bahwa DXY masih oversold. Oleh karena itu, para penjual dapat menunggu koreksi teknis sebelum bertaruh pada pelemahan USD lebih lanjut.

Pada sisi atas, 100,00 (level psikologis) terbentang sebagai resistance pertama. Penutupan harian di atas level tersebut dapat membuka peluang untuk pulih menuju 101,00 (support sebelumnya, level statis).

99,20 (level statis dari Maret 2022) dapat dilihat sebagai target bearish berikutnya setelah DXY menyelesaikan koreksi. Di bawah level tersebut, 99.00 (level psikologis) kemungkinan akan bertindak sebagai support sementara sebelum 98,30 (Simple Moving Average 200-minggu).

USD/IDR Berisiko Mengalami Penurunan Lebih Jauh dalam Waktu Dekat – UOB

Mempertimbangkan pergerakan harga baru-baru ini, USD/IDR dapat tergelincir kembali ke level 14.885 dalam jangka pendek, komentar-komentar Ahli Strateg
Devamını oku Previous

USD/CHF tetap Berada di Jalur Pelemahan Lebih Lanjut ke 0,8522/02 – Credit Suisse

USD/CHF telah dengan mudah menghapus level terendah 2021. Analis di Credit Suisse melihat adanya pelemahan lebih lanjut ke 0,8522/02. Resistance di 0
Devamını oku Next