USD/TRY Berkonsolidasi di Sekitar 26,00 Menjelang IHK Turkiye dan Notulen FOMC

  • USD/TRY telah membeku di sekitar 26,00 karena para investor menunggu data IHK Turkiye.
  • S&P500 futures telah membukukan kerugian nominal, menggambarkan kehati-hatian di antara para pelaku pasar menjelang notulen FOMC.
  • Indeks Dolar AS menunjukkan tanda-tanda kelelahan dalam momentum kenaikan setelah mencapai level 103,20.

Pasangan USD/TRY berosilasi dalam kisaran sempit di sekitar 26,00 di awal sesi Eropa. Aset ini telah berubah sideways karena investor mengawasi rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Turkiye.

Sesuai laporan awal, Institut Statistik Turki akan menunjukkan laju inflasi bulanan yang lebih tinggi pada 4,84% dibandingkan 4,0% yang dilaporkan sebelumnya. IHK tahunan diharapkan akan sedikit melambat menjadi 39,47% dibandingkan dengan rilis sebelumnya sebesar 39,59%.

Investor perlu memperhatikan bahwa Bank Sentral Turkiye menaikkan suku bunga secara tajam menjadi 15% dari 8,5% pada pertemuan kebijakan moneter bulan Juni. Dan inflasi yang lebih tinggi secara konsisten dapat memaksa Bank Sentral Turkiye untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Sementara itu, S&P500 berjangka telah membukukan kerugian nominal, menggambarkan kehati-hatian di antara para pelaku pasar menjelang notulen Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Para investor akan melihat penjelasan rinci di balik kebijakan moneter yang stabil. Selain itu, isyarat mengenai panduan suku bunga dan prospek ekonomi Amerika Serikat saat ini akan diawasi dengan cermat.

Indeks Dolar AS (DXY) menunjukkan tanda-tanda habisnya momentum kenaikan setelah mencapai level 103,20. Imbal hasil yang ditawarkan pada obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah melonjak mendekati 3,85%.

Di akhir pekan ini, investor akan tetap fokus pada data IMP Jasa ISM AS (Juni). Sesuai konsensus,  IMP Jasa terlihat meningkat menjadi 51,0 dibandingkan dengan rilis sebelumnya di 50,3. Sementara Indeks Pesanan Baru terlihat menurun ke 53,3 dibandingkan rilis sebelumnya di 56,2.

EUR/USD: Bias Tetap Condong Ke Sisi Negatif – UOB

Ekonom UOB Group Lee Sue Ann dan Ahli Strategi Pasar Quek Ser Leang mencatat bahwa EUR/USD berisiko mengalami penurunan lebih lanjut dalam waktu dekat
Leer más Previous

IMP Jasa S&P Global Rusia Juni Naik Ke 56.8 Dari Sebelumnya 54.3

IMP Jasa S&P Global Rusia Juni Naik Ke 56.8 Dari Sebelumnya 54.3
Leer más Next