GBP/JPY Hapus Lonjakan Harian Terbesar 6 Pekan di Bawah 177,00, Data Inggris Beragam dan Imbal Hasil Lesu

  • GBP/JPY tetap berada di level tertinggi sejak Januari 2016.
  • Data statistik Inggris dirilis beragam, PDB membaik untuk bulan April.
  • Konsolidasi pasar menjelang Fed, kekhawatiran yang beragam mengenai BoJ vs BoE mendorong pembeli pasangan mata uang.

GBP/JPY bertahan pada penurunan kecil di sekitar 176,70-80 karena tidak terlalu memperhatikan statistik Inggris di tengah-tengah Rabu pagi di London. Dengan demikian, pasangan mata uang ini mengkonsolidasi lompatan harian terbesar dalam 1,5 bulan terakhir sambil bergerak ke level tertinggi sejak Januari 2016 yang terlihat pada hari sebelumnya.

Kecemasan menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) dan kalender yang sepi di Asia memungkinkan kenaikan GBP/JPY untuk beristirahat sejenak di jam-jam awal hari yang penting ini. Selain itu, data Inggris yang beragam dan imbal hasil obligasi pemerintah yang lesu juga membatasi pergerakan pasangan ini.

Berbicara mengenai statistik Inggris, Produk Domestik Bruto (PDB) utama untuk bulan April sesuai dengan pertumbuhan 0,2% dibandingkan -0,3% sebelumnya sementara Produksi Industri merosot selama bulan tersebut. Meskipun begitu, Produksi Industri juga mengecewakan dan begitu juga dengan Indeks Jasa selama tiga bulan hingga April.

Baca juga: PDB Inggris Naik 0,2% MoM di Bulan April vs Ekspektasi 0,2%

Perlu diamati bahwa data angka pekerjaan dan inflasi Inggris sebelumnya telah mendorong kekhawatiran hawkish tentang Bank of England (BoE), yang pada gilirannya membuat para pembeli Pound Inggris (GBP) tetap berharap meskipun data Inggris baru-baru ini beragam.

Di sisi lain, angka inflasi Jepang telah membaik akhir-akhir ini namun para pejabat Bank of Japan (BoJ) tetap mempertahankan pertemuan kebijakan moneter yang sangat mudah. Yang juga kemungkinan akan mendorong pasangan GBP/JPY adalah penerbitan obligasi senilai miliaran Dolar dari Departemen Keuangan AS karena kesepakatan plafon utang AS.

Meskipun demikian, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun dari level tertinggi 13 hari di 3,83% menjadi 3,80% sedangkan obligasi bertenor dua tahun menyentuh level tertinggi dalam tiga bulan dengan angka 4,70% sebelum turun ke 4,66% pada level terakhir, yang pada gilirannya menguji kenaikan GBP/JPY.

Selanjutnya, GBP/JPY dapat tetap berada di posisi terdepan di tengah divergensi BoE versus BoJ, namun kekhawatiran mengenai transisi ekonomi Inggris dapat memungkinkan kuotasi untuk menyaksikan kegelisahan di tengah-tengahnya.

Analisis Teknikal

Penutupan harian yang melampaui garis resistance sebelumnya dari April 2022, di dekat 176,50 pada waktu penulisan, membuat para pembeli pasangan GBP/JPY tetap berharap untuk bertemu dengan magnet psikologis 180,00.

 

USD/JPY Sedikit Pulih dari 140,00 saat Kebijakan The Fed di Depan Mata

Pasangan USD/JPY telah menunjukkan pemulihan moderat dari support penting 140,00 di awal sesi Eropa. Aset sebagian besar tetap berada dalam kesulitan
Baca selengkapnya Previous

USD/JPY: Perdagangan Dalam Kisaran Lebih Lanjut Masih Ada – UOB

USD/JPY masih diharapkan akan terus diperdagangkan dalam kisaran 138,50-141,00 dalam beberapa pekan ke depan, kata Ekonom UOB Group Lee Sue Ann dan Ah
Baca selengkapnya Next