AUD/USD Bergerak Menuju 0,6700 karena Optimisme Ekonomi dan Sinyal Inflasi yang Mudah dari Para Pejabat Fed

  • AUD/USD mengambil tawaran beli untuk memperbarui level tertinggi dalam perdagangan harian, melanjutkan pemulihan hari sebelumnya dari level terendah satu pekan.
  • Menteri Keuangan Australia Chalmers menolak kekhawatiran resesi meskipun menyarankan perlambatan ekonomi yang drastis, Bullock dari RBA gagal mendapatkan perhatian.
  • Optimisme terkait Tiongkok, bias hawkish para pembuat kebijakan The Fed yang surut juga mendorong harga AUD/USD.
  • IHK AS dan Notulen FOMC akan sangat penting untuk diperhatikan untuk mendapatkan arah yang jelas karena jeda kenaikan suku bunga RBA mendorong kenaikan AUD/USD.

AUD/USD memperbarui level tertinggi dalam perdagangan harian di sekitar 0,6670 karena surutnya kekhawatiran akan resesi Australia bergabung dengan pelonggaran bias hawkish para pejabat Federal Reserve (Fed) pada awal hari Rabu. Menambah kekuatan pada momentum kenaikan dapat berupa katalis optimis di sekitar pelanggan terbesar Australia, yaitu RRT.

Baru-baru ini, Menteri Keuangan Australia Jim Chalmers berbicara dalam sebuah wawancara dengan radio Australian Broadcasting Corporation pada hari Rabu dan menepis kekhawatiran akan resesi. Pembuat kebijakan tersebut mengatakan, "Negara ini akan terhindar dari resesi tetapi memperingatkan ekonomi akan melambat secara signifikan."

Di sisi lain, Asisten Gubernur RBA (Sistem Keuangan) Michele Bullock menyoroti pentingnya inflasi dalam keputusan kebijakan moneter namun gagal mendapatkan perhatian karena pasangan AUD/USD tetap menguat.

Perlu dicatat bahwa optimisme IMF mengenai Tiongkok tampaknya juga mendukung para pembeli AUD/USD karena hubungan perdagangannya dengan negara naga tersebut. Kepala IMF untuk Asia-Pasifik Krishna Srinivasan mengatakan pada hari sebelumnya bahwa Tiongkok pulih lebih cepat daripada yang diantisipasi, demikian menurut Bloomberg. Pada hari Selasa, IMF mempertahankan estimasi pertumbuhannya untuk RRT di 5,2% untuk tahun 2023 dan 4,5% untuk tahun 2024.

Di tempat lain, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari menyebutkan bahwa ia kurang optimis dibandingkan pasar obligasi terhadap laju penurunan inflasi. Namun, Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker dan Presiden Fed New York John Williams sebelumnya mengisyaratkan untuk meredakan tekanan inflasi dan membebani spekulasi pasar akan kenaikan suku bunga Fed sebesar 0,25% pada bulan Mei. Dengan ini, FedWatch Tool CME menunjukkan peluang 69,5% untuk tindakan hawkish bank sentral AS pada pertemuan kebijakan moneter berikutnya dibandingkan 71,2% pada hari sebelumnya.

Dengan latar belakang ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS bergerak lebih tinggi dan begitu pula dengan S&P 500 Futures, namun Indeks Dolar AS (DXY) turun untuk 2 hari berturut-turut, turun 0,08% secara harian mendekati 102,07 pada hari terakhir.

Singkatnya, AUD/USD didukung oleh optimisme yang berhati-hati di pasar, serta optimisme ekonomi seputar Australia dan Tiongkok. Namun, kenaikan lebih lanjut dari kuotasi ini bergantung pada Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Maret dan notulen Rapat Kebijakan Moneter Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) terbaru. Jika inflasi AS menentang ekspektasi suram dan notulen Fed mengisyaratkan diskusi yang hawkish, Aussie dapat mengingat kembali langkah dovish RBA dan dapat mengimbangi kenaikan terbaru.

Baca juga: Pratinjau IHK AS: Dolar AS dalam Posisi Lemah dan Siap untuk Jatuh Lebih Jauh

Analisis Teknikal

Meskipun zona support horizontal satu bulan membatasi penurunan terdekat AUD/USD di 0,6625-20, pemulihan tetap sulit kecuali jika memantul kembali melampaui garis support satu bulan sebelumnya, di sekitar 0,6700 pada saat berita ini ditulis.

 

USD/IDR Tembus 14.900 Seiring dengan Melonjaknya Penjualan Ritel Indonesia dan Inflasi AS

Pasangan USD/IDR telah merosot tajam di bawah support krusial 14.900 di sesi Asia. Aset ini telah mengalami penurunan tajam di tengah rilis data Penju
Leia mais Previous

EUR/USD: Kisaran Terbatas Lebih Lanjut Memungkinkan – UOB

Ekonom Lee Sue Ann dan Ahli Strategi Pasar Quek Ser Leang di UOB Group mengharapkan EUR/USD kemungkinan akan bergerak di kisaran 1,0820-1,090 dalam be
Leia mais Next