Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Siap Tembus di Bawah $1.950 karena Indeks USD Perbarui Level Tertinggi Mingguan

  • Harga emas kemungkinan akan menembus di bawah $1.950,00 di tengah meningkatnya spekulasi hawkish Fed.
  • Indeks USD telah mencetak level tertinggi mingguan baru di atas 103,00 karena inflasi AS tampaknya akan pulih.
  • Harga emas telah menembus pola kontraksi volatilitas.

Harga emas (XAU/USD) melayang di dekat tepi $1.950,00 setelah aksi jual besar-besaran di sesi Asia. Harga Emas diharapkan akan melanjutkan penurunannya karena harga minyak yang lebih tinggi setelah keputusan OPEC+ untuk memangkas produksi telah memperbaharui kekhawatiran akan kenaikan inflasi Amerika Serikat. Harga minyak yang lebih tinggi kemungkinan akan memaksa pemilik pabrik untuk menaikkan harga barang dan jasa di gerbang pabrik, yang akan mendorong Indeks Harga Produsen (IHP). Pada akhirnya, tekanan inflasi AS akan terdorong secara signifikan.

Konteks ekspektasi inflasi yang lebih tinggi telah memberikan angin segar bagi Indeks Dolar AS (DXY). Indeks USD telah memperbarui level tertinggi mingguannya di atas 103,00 karena investor percaya bahwa Federal Reserve (Fed) tidak akan memiliki alternatif lain selain menaikkan suku bunga. Ketua Fed Jerome Powell mungkin akan mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) pada bulan Mei dan akan mendorong suku bunga di atas 5%.

Katalis lain yang sangat membebani harga Emas adalah meredanya kegelisahan perbankan AS. Para investor telah mencerna kepanikan jangka pendek yang terjadi setelah runtuhnya tiga bank skala menengah dan berharap tidak ada lagi korban yang akan muncul di masa mendatang.

Sementara itu, indeks S&P500 berjangka gagal untuk memulihkan penurunan yang terjadi pada sesi pagi karena harga minyak yang lebih tinggi kemungkinan besar akan menghasilkan biaya operasional yang lebih tinggi untuk perusahaan-perusahaan yang bergantung pada minyak. Alfa yang dihasilkan dari imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah melonjak di atas 3,52%.

Analisis Teknikal Emas

Harga emas telah menembus pola grafik Symmetrical Triangle yang terbentuk pada skala per jam. Terobosan pada pola grafik tersebut menghasilkan kenaikan yang lebih lebar dan volatilitas yang tinggi karena volatilitas meledak dengan cepat.

Garis tren miring ke atas dari Symmetrical Triangle yang diplot dari level terendah 22 Maret di $1.934,34 akan bertindak sebagai barikade utama bagi para pembeli Emas.

Penurunan Exponential Moving Average (EMA) 21 periode di $1.966,20 mengindikasikan lebih banyak pelemahan di masa mendatang.

Selain itu, Relative Strength Index (RSI) (14) telah merosot ke kisaran bearish 20,00-40,00, yang mengindikasikan bahwa momentum penurunan telah dipicu.

Grafik Emas per Jam

Grafik Emas per Jam

Inflasi Inti (Thn/Thn) Indonesia Maret Di Bawah Perkiraan 3.05%: Aktual (2.94%)

Inflasi Inti (Thn/Thn) Indonesia Maret Di Bawah Perkiraan 3.05%: Aktual (2.94%)
Baca selengkapnya Previous

IMP Manufaktur Belanda Maret Merosot Ke 46.4 Dari Sebelumnya 48.7

IMP Manufaktur Belanda Maret Merosot Ke 46.4 Dari Sebelumnya 48.7
Baca selengkapnya Next