S&P 500 Futures, Yield Obligasi Treasury Hentikan Sejenak Pergerakan setelah SVB, Pantau Fed dan Inflasi AS

  • Sentimen pasar tetap tidak menentu karena para pedagang menilai kembali kekhawatiran terhadap pasar keuangan yang berasal dari kejatuhan SVB, Signature Bank.
  • Kontrak Berjangka S&P 500 pulihdari level terendah sembilan minggu, menghentikan tren turun tiga hari dengan sedikit kenaikan.
  • Imbal hasil pemerintah AS menghentikan penurunan baru-baru ini di posisi terendah bulanan, kupon obligasi dua tahun mencatat penurunan harian terbesar sejak 1987.
  • IHK AS dapat memberikan petunjuka arah dalam perdagangan harian karena pembicaraan seputar kebijakan The Fed semakin berkembang.

Profil risiko tetap sedikit positif pada hari Selasa pagi, setelah hari yang bergejolak yang menyebabkan kekacauan pasar obligasi di tengah-tengah kekhawatiran akan krisis keuangan. Meskipun demikian, sentimen juga membaik seiring dengan taruhan The Fed yang hawkish dan ekspektasi inflasi yang turun menjelang data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Februari.

Sementara yang menggambarkan sentimen, Kontrak Berjangka S&P 500 mendorong tren turun tiga hari sambil membukukan kenaikan tipis di sekitar 3.900, memantul dari level terendah sejak awal Januari yang dicatat pada hari sebelumnya. Pada jalur yang sama, imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS bergerak di sekitar 3,56%, setelah memantul dari level terendah bulanan 3,418%, sedangkan imbal hasil dua tahun pulih dari level terendah sejak September 2022 untuk mencetak kenaikan tipis sekitar 4,05% pada saat berita ini ditulis. Perlu dicatat bahwa imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor dua tahun mengalami penurunan terbesar sejak 1987 pada hari sebelumnya sementara pemulihan terbaru dapat berbalik arah dari support 200-DMA menjelang data penting AS.

Pasar global menyaksikan pembelian obligasi yang besar pada hari sebelumnya karena regulator perbankan AS bergegas untuk membela Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank setelah kejatuhan mereka. Regulator perbankan AS melakukan tindakan bersama untuk menjinakkan risiko yang berasal dari SVB dan Signature Bank selama akhir pekan. Ketika mengumumkan rencana tersebut, Presiden AS Joe Biden pada hari Senin mengatakan bahwa investor di bank-bank tersebut tidak akan dilindungi dan mengingatkan bahwa "tidak ada yang kebal hukum." Namun, Presiden AS juga bersumpah untuk mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk memastikan keamanan sistem perbankan AS, menurut Reuters.

Perlu dicatat bahwa para pengambil kebijakan dari Inggris dan Eropa, serta beberapa negara besar di Asia Pasifik, telah mengesampingkan kemungkinan terjadinya krisis keuangan di dalam negeri setelah kasus SVB, yang pada gilirannya memungkinkan para pedagang untuk mengimbangi pergerakan pasar hari sebelumnya.

Selain mengkonsolidasikan pergerakan hari sebelumnya, serta memposisikan diri mereka untuk data-data penting AS, mundurnya pembelian obligasi pemerintah AS baru-baru ini dan taruhan atas sikap hawkish The Fed juga memungkinkan sentimen pasar membaik. Sebelumnya pada hari ini, "Fed Fund Futures AS telah memprakirakan peluang 69% untuk kenaikan 25 bps pada pertemuan kebijakan The Fed pekan depan, dengan probabilitas lebih dari 30% untuk jeda" kata Reuters sambil menambahkan bahwa pasar minggu lalu siap untuk kenaikan sebesar 50 bp sebelum kejatuhan SVB. Hal tersebut juga dikatakan oleh CME yang menyebutkan, "Para pedagang melihat 33% kemungkinan The Fed mempertahankan suku bunga bulan ini, harga pasar menunjukkan penurunan suku bunga yang diprakirakan akan terjadi pada awal Juni."

Perlu dicatat bahwa kemerosotan ekspektasi inflasi AS juga mendukung konsolidasi pergerakan hari Senin. Ekspektasi inflasi AS berdasarkan tingkat inflasi impas 10 tahun dan 5 tahun dari Federal Reserve (FRED) St. Louis turun ke level terendah sejak awal Februari. Dengan demikian, prekursor inflasi turun untuk hari kelima dan keenam berturut-turut untuk pengukuran lima tahun dan 10 tahun.

Ke depannya, IHK AS akan menjadi penting untuk arah dalam perdaganan harian, namun perhatian utama akan tertuju pada beberapa katalis risiko dan imbal hasil. Meskipun demikian, IHK AS kemungkinan akan turun ke 6,0% YoY dibandingkan 6,4% sebelumnya, sementara IHK non Makanan & Energi dapat turun ke 5,5% YoY dari 5,6% sebelumnya.

Baca juga: Forex Hari Ini: Dolar Melanjutkan Penurunan karena Pasar Mempertimbangkan Langkah Fed Selanjutnya

Analisis Harga USD/CHF: Pembeli Menunjukkan Kartu Mereka untuk Koreksi yang Signifikan

USD/CHF mencoba untuk pulih dari posisi terendah 0,9108 dengan level tertinggi 0,9135 yang terlihat dan naik 0,14% pada hari ini. Seperti yang diilust
Baca selengkapnya Previous

Analisis Harga USD/MXN: Pembeli Tampak Siap untuk Melewati Rintangan 100-DMA di Sekitar 19,00

USD/MXN bergerak mendekati 18,90 karena para pembeli beristirahat sejenak setelah pemulihan tiga hari dari level terendah multi-bulan. Meski begitu, p
Baca selengkapnya Next