AUD/NZD Anjlok 60 Poin karena RBNZ Sesuai dengan Ekspektasi Pasar yang Menaikkan Suku Bunga 50BP

  • AUD/NZD menembus pertemuan support kunci di sekitar 1,1000 pada pergerakan RBNZ.
  • RBNZ memenuhi konsensus pasar untuk menaikkan suku bunga 50bp menjadi 4,75%.
  • Optimisme yang hati-hati menjelang Risalah Rapat The Fed , data yang beragam menantang para pembeli pasangan mata uang ini.

AUD/NZD merosot hampir 60 poin ke 1,0980 selama Rabu pagi di Eropa saat Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengumumkan keputusan suku bunga yang telah lama dinantikan. Dengan demikian, pasangan mata uang ini mengabaikan kekhawatiran geopolitik seputar Tiongkok dan Korea Utara, serta kekhawatiran akan langkah RBNZ yang kurang hawkish karena bencana alam di Selandia Baru.

Meskipun demikian, RBNZ mengumumkan kenaikan suku bunga yang ke-10 arena para pengambil kebijakan berusaha keras untuk meredam kekhawatiran terhadap inflasi, dengan memangkas suku bunga acuan sebesar 0,50% menjadi 4,75%. Menyusul keputusan RBNZ, Pernyataan Suku Bunga kuartalan mengatakan, "Ada tanda-tanda awal berkurangnya tekanan harga." Hal yang sama seharusnya menantang para penjual AUD/NZD.

Di tempat lain, komentar-komentar dari Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Presiden Rusia Vladimir Putin merupakan katalis utama yang membebani sentimen pasar. Menteri Luar Negeri AS Blinken mengatakan bahwa Amerika Serikat mencurigai bahwa Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk memberikan dukungan militer kepada Rusia. Di jalur yang sama adalah kekhawatiran pasar akan kesepakatan perdagangan AS-Taiwan. Di sisi lain, Rusia menangguhkan perjanjian senjata nuklirnya dengan AS dan berjanji untuk mempertahankan aksi militernya di Ukraina.

Selain itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato kenegaraannya di hadapan Majelis Federal Rusia dan berbicara di hadapan kedua majelis parlemen pada hari Selasa. Dalam pidatonya, Presiden Rusia Putin dengan jelas menyebutkan, "Tugas kita adalah memimpin ekonomi kita ke perbatasan baru," yang pada gilirannya menyoroti ketegangan geopolitik lebih lanjut di sekitar Ukraina. Senada dengan itu, Wakil Menteri Keuangan AS Wally Adeyemo mengatakan pada hari Selasa, "AS dan sekutu-sekutunya merencanakan sanksi-sanksi baru minggu ini untuk terus mengisolasi Rusia atas perang di Ukraina."

Di tengah-tengah permainan ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun dan dua tahun berada di sekitar level tertinggi tiga bulan yang dicapai pada hari sebelumnya, sementara Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak kenaikan tipis meskipun Wall Street ditutup negatif.

Setelah menyaksikan reaksi awal dari langkah RBNZ, para pedagang pasangan AUD/NZD harus berkonsentrasi pada katalis risiko, terutama di sekitar Tiongkok dan Rusia, untuk mendapatkan arah yang jelas. Jika masalah geopolitik terus memburu optimisme pasar, harga mungkin akan mengalami penurunan lebih lanjut.

Analisis Teknikal

Penutupan harian di bawah konvergensi 200-DMA dan garis support naik berusia dua bulan, di sekitar 1,1000 pada saat berita ini ditulis, menjadi penting bagi para penjual AUD/NZD agar dapat mengambil alih kendali.

 

NZD/USD Melonjak Dekati 0,6240 karena RBNZ Naikkan OCR sebesar 50 BP Menjadi 4,75%

Pasangan NZD/USD telah menyaksikan minat beli yang signifikan karena Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) telah mengadopsi nada hawkish pada suku bunga.
Read more Previous

Penetapan Kurs Tengah USD/CNY: 6,8759 versus Kurs Sebelumnya 6,8557

Dalam perdagangan terbaru hari ini, People's Bank of China (PBOC) menetapkan yuan di 6,8759 versus penetapan sebelumnya di 6,8557 dan penutupan sebelu
Read more Next