BoJ Kembali Mengerahkan Alat Suplai Dana karena Imbal Hasil JGB Merangkak Naik
Bank of Japan (BoJ) kembali menunjukkan Yield Curve Control (YCC) pada hari Jumat pagi dengan melanjutkan pinjaman lima tahun tanpa agunan kepada lembaga keuangan, dari 1 Februari 2023 hingga 2028, setelah imbal hasil obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun merayap naik mendekati batas bawah 0,5% yang ditetapkan BoJ, menurut Reuters.
Berita tersebut juga menyatakan bahwa ini adalah kedua kalinya BoJ melakukan penawaran tersebut setelah meningkatkan operasi suplai dana bulan ini sebagai alat untuk mempertahankan kebijakan pengendalian imbal hasil.
Lonjakan JGB dapat dikaitkan dengan data inflasi tertinggi dalam 42 tahun terakhir dari ibukota Jepang, Tokyo, yang dipublikasikan sebelumnya di Asia.
Bank sentral akan melakukan operasi suplai dana pada hari Selasa, menurut sebuah pernyataan, yang dilaporkan oleh Reuters.
USD/JPY Mundur ke Arah 130,00
Menyusul berita tersebut, USD/JPY memudar dari level terendah harian dan turun kembali ke 129,95, turun 0,25 dalam satu hari saat berita ini ditulis.