USD/CAD Berusaha Keras untuk Lanjutkan Pemulihan di Atas 1,3380 Jelang Kebijakan BoC

  • USD/CAD menghadapi perlawanan keras untuk melampaui rintangan 1,3380 karena fokus bergeser ke kebijakan BoC.
  • Gubernur BoC diprakirakan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut sebesar 25 bp ke 4,5%.
  • Aksi jual pada Kontrak Berjangka S&P500 menggambarkan kehati-hatian dalam setntimen pasar.

Pasangan USD/CAD menghadapi barikade untuk mendayung di atas resistance terdekat di 1,3380 di sesi Asia. Aset Loonie ini diprakirakan akan menunjukkan kontraksi volatilitas karena para investor menunggu keputusan suku bunga oleh Bank of Canada (BoC) untuk mendapatkan petunjuk baru. Untuk menjinakkan inflasi yang menderu, Gubernur BoC Tiff Macklem mungkin akan melanjutkan kenaikan suku bunga.

Sementara itu, Kontrak Berjangka S&P500 menghadapi aksi jual yang sangat besar, menggambarkan bahwa para investor mulai menghindari risiko menjelang rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat. Indeks 500 saham berjangka AS telah turun tajam di tengah penurunan selera risiko investor. Indeks Dolar AS (DXY) membangun batas bawah di sekitar 101,50. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah turun di bawah 3,46%.

Menurut sebuah jajak pendapat dari Reuters, kampanye pengetatan kebijakan agresif Gubernur BoC Tiff Macklem diprakirakan akan mereda seiring dengan kenaikan suku bunga lebih lanjut sebesar 25 basis poin (bp) ke 4,50%. Selain itu, bank sentral Kanada juga menyatakan bahwa bank sentral Kanada akan mempertahankan suku bunga pada 4,5% untuk sisa tahun ini, yang mengindikasikan bahwa ini mungkin merupakan akhir dari pengetatan kebijakan lebih lanjut. Inflasi umum Kanada berada di 6,3% untuk bulan Desember dan diprakirakan akan tetap berada di atas target inflasi 2% hingga Triwulan III 2020.

Harga minyak telah mencoba untuk pulih setelah turun mendekati $80,00 karena Presiden AS Joe Biden mempertimbangkan untuk mengisi kembali Cadangan Minyak Strategis (Strategic Petroleum Reserve/SPR), yang dilonggarkan untuk memerangi kenaikan harga minyak. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan dalam mekanisme permintaan-penawaran, yang dapat mengakibatkan penderitaan jangka pendek bagi para pembeli minyak karena harga yang lebih tinggi. Perlu dicatat bahwa Kanada adalah pengekspor minyak utama ke Amerika Serikat dan pemulihan harga minyak akan mendukung Dolar Kanada.

Dari sisi Amerika Serikat, rilis data PDB dapat memicu volatilitas di masa mendatang. Menurut konsensus, PDB tahunan terlihat lebih rendah pada 2,8% versus rilis sebelumnya 3,2%.

 

WTI tetap Bertahan di Atas $80,00 di Tengah Kekhawatiran Ekonomi yang Beragam, Stok Minyak Mentah EIA Berubah

Minyak mentah WTI mengambil tawaran beli yang mengurangi pelemahan selama dua hari di sekitar $80,30, mencetak kenaikan tipis selama awal hari Rabu di
Đọc thêm Previous

Analisis Harga EUR/USD: Lanjutkan Pemantulan dari SMA 50 di Dalam Saluran Bullish

EUR/USD mencetak kenaikan tipis di sekitar level acuan 1,0900 karena para pedagang menunggu petunjuk baru untuk memperpanjang tren naik lima hari sela
Đọc thêm Next