USD/CHF Pulihkan Luka di Bawah 0,9300 yang Disebabkan Inflasi AS karena Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Pulih

  • USD/CHF mengambil tawaran beli sehhingga mengkonsolidasikan pelemahan hari sebelumnya bahkan jika para pembeli tidak memiliki momentum kenaikan.
  • Keraguan para pengambil kebijakan The Fed dalam mendukung seruan poros, meskipun mendukung kenaikan suku bunga yang lebih lambat, memicu pemulihan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
  • Mengamati lebih banyak petunjuk dari inflasi AS agar dapat mengonfirmasi bias bearish.

USD/CHF melanjutkan kenaikan mingguan di sekitar 0,9285, meskipun sebelumnya merosot ke level terendah 10-bulan, karena para pedagang menunggu lebih banyak petunjuk untuk mengkonfirmasi bias dovish dari Federal Reserve (The Fed). Kemungkinan juga yang telah menahan para penjual Swiss Franc (CHF) bisa jadi adalah sejumlah perbincangan terbaru seputar hubungan AS-Tiongkok dan kalender ekonomi yang sepi.

Baru-baru ini, Presiden Federal Reserve Bank Atlanta Raphael Bostic menyebutkan bahwa dia akan merasa nyaman bergerak pada 25 basis poin jika percakapan dengan para pemimpin bisnis konsisten dengan perlambatan inflasi. Bostic The Fed sebelumnya menyatakan bahwa "adil untuk mengatakan bahwa The Fed bersedia untuk overshoot." Meski begitu, para pengambil kebijakan menahan diri untuk tidak mendukung pembicaraan bahwa The Fed akan menghentikan kenaikan suku bunga pada tahun 2023.

Hal tersebut juga dapat disaksikan dalam komentar-komentar sebelumnya dari Presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia Patrick Harker dan Presiden Federal Reserve Richmond Thomas Barkin. Louis Federal Reserve James Bullard juga mengatakan bahwa skenario yang paling mungkin terjadi adalah inflasi tetap di atas 2%, sehingga suku bunga kebijakan perlu lebih tinggi lebih lama.

Perlu dicatat bahwa sejumlah tajuk utama yang menunjukkan perselisihan baru AS-Tiongkok juga mendukung konsolidasi USD/CHF selama sesi yang lesu. Dengan itu, Reuters mengutip sumber-sumber anonim yang menyatakan bahwa Gedung Putih akan membahas tindakan keras baru-baru ini terhadap ekspor alat pembuat chip ke Tiongkok dengan para pejabat Jepang dan Belanda selama kunjungan mendatang. Berita tersebut juga menyebutkan bahwa Pejabat Gedung Putih tidak akan menghasilkan janji "segera" dari kedua negara itu untuk memberlakukan pembatasan serupa.

Sementara yang menggambarkan sentimen pasar, Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak pelemahan tipis bahkan jika Wall Street ditutup dengan kenaikan sementara imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS melakukan pemulihan di dekat 3,46% pada saat berita ini ditulis, menyusul penurunan ke level terendah bulanan 3,44% pada hari sebelumnya.

Perlu diamati bahwa Dolar AS merosot setelah Indeks Harga Konsumen (IHK) AS sesuai dengan prakiraan 6,5% YoY untuk bulan Desember, dibandingkan 7,1% sebelumnya. Lebih penting lagi, IHK non Makanan & Energi juga membuktikan konsensus pasar sebesar 5,7% YoY benar, dibandingkan dengan pembacaan sebelumnya sebesar 6,0%. Perlu dicatat bahwa IHK MoM mencatat angka negatif pertama sejak Juni 2020 sekaligus mencatat angka -0,1% untuk bulan yang disebutkan, dibandingkan prakiraan 0,0% dan 0,1% sebelumnya.

Meskipun demikian, short-covering baru-baru ini tampaknya ambigu menjelang angka perdagangan TIongkok untuk bulan Desember dan cetakan pertama Indeks Sentimen Konsumen Michigan AS (CSI) untuk bulan Januari, serta Ekspektasi Inflasi Konsumen AS 5 tahun.

Analisis Teknis

Penutupan harian di atas garis resistance berusia tujuh minggu, di sekitar 0,9325 pada saat berita ini ditulis, menjadi penting bagi para pembeli USD/CHF agar dapat mengambil kembali kendali.

 

Analisis Harga USD/CAD: Penjual Incar 1,3300 tetapi Pembeli Masuk untuk Uji Support Sebelumnya

USD/CAD berada di bawah tekanan setelah hasil Indeks Harga Konsumen AS dan harga minyak rally. Sesuai analisis sebelumnya, penjual USD/CAD mengalahkan
Leer más Previous

Goto Jepang: Delapan Ekonom akan Bergabung dalam Sesi Dewan Ekonomi untuk Diskusi Kebijakan

Menteri Ekonomi Jepang Shigeyuki Goto mengumumkan pada hari Jumat bahwa delapan ekonom diharapkan untuk bergabung dalam sesi khusus mendatang dari dew
Leer más Next