S&P 500 Futures, Imbal Hasil Obligasi Treasury AS Gambarkan Kecemasan Pasar Jelang Rilis Inflasi AS
- Pasar global tetap tidak pasti menjelang IHK AS untuk bulan November.
- Kontrak Berjangka S&P 500 kesulitan meskipun penutupan optimis di Wall Street.
- Imbal hasil obligasi 10-tahun dan 2-tahun pemerintah AS menghentikan tren naik tiga hari.
- Prekursor campuran untuk pembacaan inflasi AS, makro yang lebih ringan juga membatasi momentum perdagangan.
Kelambanan pra-data yang khas berlaku selama awal Selasa di pasar karena para pedagang bersiap untuk Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan November. Kemungkinan yang juga telah membatasi pergerakan perdagangan bisa jadi adalah sinyal beragam untuk data inflasi AS, serta garis makro yang ringan dan kurangnya data utama di sesi Asia.
Para pedagang menyaksikan data suram Indeks Harga Produsen (IHP) Amerika Serikat pada hari Jumat, serta pembacaan yang lebih kuat dari Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan (UoM), ekspektasi inflasi dari Survei UoM dan IMP Jasa ISM.
Namun, pada hari Senin, Survei Ekspektasi Inflasi Konsumen Federal Reserve (The Fed) New York menyatakan bahwa ekspektasi inflasi 1 tahun ke depan merosot ke level terendah sejak 2021 dan mencetak penurunan bulan ke bulan yang terbesar di November dalam catatan. Prekursor inflasi jangka pendek dari The Fed NY kontras dengan ekspektasi inflasi optimis untuk 5 tahun dan 10 tahun ke depan yang dilaporkan oleh data Federal Reserve St. Louis (FRED), hasil terbaru dari ekspektasi inflasi 5 tahun dan 10 tahun menggambarkan pemulihan, masing-masing ke 2,28% dan 2,35%.
Di halaman yang berbeda, berbagai tajuk utama yang beragam dari Tiongkok dan Rusia juga menantang pergerakan pasar. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin menyampaikan ketidaksukaannya atas sanksi AS terhadap dua diplomat mereka pada hari Senin. "Sanksi ilegal ini sangat mempengaruhi hubungan Tiongkok-Amerika," kata Wang seperti yang dilansir oleh Reuters. Lebih lanjut, Presiden Rusia Vladimir Putin menolak untuk memasok minyak ke negara-negara yang menghormati batas harga yang dipimpin Eropa.
Di tengah permainan ini, imbal hasil obligasi 10-tahun dan dua-tahun pemerintah AS mencetak pelemahan harian pertama dalam empat hari di sekitar 3,59% dan 4,36% sesuai urutan itu sementara Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak pelemahan tipis di dekat 4.022 meskipun penutupan kuat indeks utama Wall Street yang pada hari Senin.