GBP/USD Batasi Penjual di Atas 1,2200 Setelah Data Inggris, Amati BOE, The Fed

  • GBP/USD memantul dari terendah perdagangan harian setelah sebagian besar data Inggris optimis.
  • Data Inggris sebagian besar lebih kuat dari prakiraan dan menantang ketakutan seputar ekonomi Inggris sebelumnya.
  • Dolar AS terhibur sentimen risk-off menjelang data inflasi utama AS, pertemuan The Fed.
  • Kalender ekonomi ringan di tempat lain membatasi pergerakan langsung pasangan mata uang ini bahkan saat penjual berjuang untuk merebut kembali kendali.

GBP/USD dalam penawaran beli untuk pulih dari terendah perdagangan harian 1,2207 setelah data Inggris menunjukkan statistik optimis selama Senin pagi. Dengan demikian, pasangan Cable menantang pesimisme sebelumnya seputar ekonomi Inggris dan kemungkinan tantangan bagi Bank of England (BOE). Namun, penguatan Dolar AS berbasis luas, di tengah kesengsaraan resesi dan kecemasan pra-The Fed, menantang pembeli pasangan Cable.

Meskipun demikian, Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris untuk bulan Oktober naik ke 0,5% MoM dibandingkan prakiraan -0,1% dan -0,6% sebelumnya sementara pertumbuhan Produksi Manufaktur naik 0,7% dibandingkan dengan -0,1% konsensus pasar dan 0,0% sebelumnya. Selanjutnya, Produksi Industri juga menunjukkan kejutan positif dibandingkan dengan prakiraan -0,3%, di 0,0% MoM di Oktober dibandingkan 0,2% sebelumnya.

Baca juga: PDB Inggris Rebound 0,5% MoM di Oktober Dibandingkan Prakiraan -0,1%

Terlepas dari data Inggris yang lebih kuat, resesi yang membayangi ekonomi Inggris ditambah dengan harapan hawkish dari Federal Reserve (The Fed) akan membatasi pemulihan GBP/USD. Sebelumnya pada hari ini, Reuters mengutip pernyataan dari badan perdagangan Inggris Make UK yang mengatakan, "Produsen-produsen Inggris memprakirakan output turun 3,2% di 2023." Di baris yang sama adalah berita yang menyatakan bahwa para pemberi pinjaman Inggris melihat penurunan 23% dalam hipotek untuk pembeli rumah pada tahun 2023.

Perlu dicatat bahwa Indeks Dolar AS (DXY) mencetak kenaikan 0,20% dalam perdagangan harian di sekitar 105,20 pada saat penulisan. Dengan demikian, pengukur greenback melawan enam mata uang utama naik untuk hari kedua berturut-turut.

DXY menentang tren menurun dua harinya pada hari Jumat setelah angka optimis dari Indeks Harga Produsen (IHP) AS dan Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan (UoM) masing-masing untuk bulan November dan Desember. Yang juga mungkin mendukung pembeli greenback adalah ekspektasi inflasi lebih kuat baru-baru ini yang mendukung taruhan hawkish pada langkah Federal Reserve (The Fed) selanjutnya. Selain itu, kekhawatiran akan resesi global dan status safe-haven tradisional juga mendukung kenaikan Dolar AS akhir-akhir ini.

Terhadap latar belakang ini, saham berjangka AS mencetak penurunan ringan sementara imbal hasil obligasi Pemerintah merayap lebih tinggi, yang pada gilirannya membuat penjual GBP/USD tetap penuh harapan.

Setelah menyaksikan reaksi awal terhadap data Inggris, pedagang GBP/USD akan memerhatikan data ketenagakerjaan Inggris dan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada hari Selasa untuk klarifikasi tren lebih lanjut sebelum pertemuan kebijakan moneter The Fed dan BOE. Namun, perlu dicatat bahwa kekhawatiran yang relatif lebih hawkish di sekitar Federal Reserve AS daripada Bank of England (BOE) ditambah dengan kekhawatiran ekonomi Inggris akan membuat penjual GBP/USD tetap berharap.

Analisis teknis

Pola grafik bearish rising wedge satu-bulan, saat ini antara 1,2205 dan 1,2485, menggoda penjual GBP/USD.

 

Forex Hari Ini: Pasar Berubah Menjadi Berhati-hati untuk Memulai Pekan Bank Sentral Besar

Berikut ini adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 12 Desember: Pasar tampaknya telah berubah menjadi berhati-hati di awal pekan ini dengan
Devamını oku Previous

Harga Bahan Bakar Fosil dan Energi Terbarukan akan Tetap tinggi untuk Waktu yang Lama – Natixis

Banyak yang percaya peralihan dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan hanya akan menaikkan harga energi secara bertahap. Dalam pandangan ahli stra
Devamını oku Next