USDIDR Lanjutkan Kenaikan di Atas 15.500 karena Ekspor Indonesia Meleset dari Prakiraan

  • USDIDR telah mencatat kenaikan lebih jauh di atas rintangan 15.500 karena ekspor Indonesia telah meleset dari proyeksi.
  • Permintaan Ritel AS telah kuat di tengah ketatnya pasar tenaga kerja.
  • Brainard The Fed telah mendukung pandangan pertimbangan perlambatan kenaikan suku bunga.

Pasangan USDIDR telah melanjutkan pemulihannya di atas 15.500 di sesi Tokyo karena ekspor Indonesia telah meleset dari prakiraan. Angka ekspor meningkat 12,30% versus jajak pendapat Reuters sebesar 13,85%, yang telah menurunkan permintaan untuk Rupiah Indonesia.

Angka ekspor Indonesia yang lebih rendah dari yang diproyeksikan dapat berdampak pada neraca perdagangan mereka ke depan. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) menunjukkan performa yang lemah di Tokyo. DXY yang perkasa menghadapi barikade sementara melampaui rintangan terdekat di 107,00. Sentimen pasar telah berubah menjadi tenang karena kalender ekonomi AS tidak memiliki banyak hal untuk ditawarkan di pekan ini kecuali data Penjualan Ritel, yang akan dirilis pada hari Rabu.

Data Penjualan Ritel untuk bulan Oktober terlihat naik ke 0,9% dibandingkan rilis sebelumnya sebesar 0%. Permintaan ritel telah kuat di tengah pasar tenaga kerja yang ketat. Perlu dicatat bahwa tekanan inflasi menurun pada bulan Oktober. Terlepas dari itu, Penjualan Ritel terlihat lebih tinggi, yang mengindikasikan kepercayaan rumah tangga yang optimis.

Selain itu, isyarat beragam dari para pembuat kebijakan Federal Reserve (The Fed) mengenai laju pengetatan kebijakan telah menggeser DXY ke dalam wilayah yang disewa. Sesuai alat CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga 75 basis poin (bp) kelima berturut-turut telah tergelincir di bawah 20%.

Wakil Ketua The Fed Lael Brainard mendukung pandangan untuk mengurangi laju pengetatan kebijakan. Dia menyebutkan bahwa "Akan segera tepat bagi Federal Reserve untuk mengurangi laju kenaikan suku bunganya", dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg.

 

Neraca Perdagangan Indonesia Oktober: $5.67B versus $4.99B

Neraca Perdagangan Indonesia Oktober: $5.67B versus $4.99B
Baca selengkapnya Previous

Produksi Industri (Thn/Thn) Jepang September Di Bawah Perkiraan 9.8%: Aktual (9.6%)

Produksi Industri (Thn/Thn) Jepang September Di Bawah Perkiraan 9.8%: Aktual (9.6%)
Baca selengkapnya Next